Rabu, 7 Oktober 2026
TABLOID NUSANTARA
HANKAM

PERKUAT AKSESIBILITAS TERISOLASI DI PEDALAMAN PUNCAK, SATGAS MOBILE YONIF 731/KABARESI BERSAMA WARGA RAMPUNGKAN JEMBATAN MERAH PUTIH MILAWAK

Bagikan berita:

BEOGA, tabloidnusantara. Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile Yonif 731/Kabaresi bersama masyarakat Distrik Beoga terus mendorong percepatan penyelesaian pembangunan infrastruktur Jembatan Merah Putih Milawak Kabaresi di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, Selasa (6/10/2026).

Tahap pengerjaan terkini ditandai dengan pemasangan gapura jembatan yang dilakukan secara bergotong royong antara prajurit TNI dan warga setempat. Pembangunan fasilitas penyeberangan ini dirancang untuk memulihkan serta meningkatkan jaringan konektivitas antarkampung di kawasan pedalaman pegunungan tengah Papua.

Pembangunan sarana perhubungan ini menjadi manifestasi pelaksanaan tugas teritorial TNI dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, sekaligus mempermudah mobilitas sosial dan distribusi logistik warga di Distrik Beoga.

“Pemasangan gapura dan penyelesaian Jembatan Merah Putih Milawak ini merupakan wujud kemanunggalan TNI bersama masyarakat Beoga. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas harian warga, membuka akses daerah yang sebelumnya sulit dijangkau, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Puncak,” ujar Komandan Satgas Yonif 731/Kabaresi di Beoga.

Penyelesaian Jembatan Merah Putih Milawak Kabaresi berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel Satgas Yonif 731/Kabaresi di lapangan tidak hanya berfokus pada fungsi pengamanan wilayah, tetapi juga aktif memfasilitasi kebutuhan dasar masyarakat melalui kegiatan karya bakti inklusif.

Melalui sinergi terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat lokal, pembangunan infrastruktur penghubung ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup warga di wilayah pedalaman Papua Tengah.