ILAGA, tabloidnusantara. Pemerintah Kabupaten Puncak mulai menyiapkan lahan lebih dari 10 hektare di Distrik Omukia untuk pembangunan Sekolah Rakyat, sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat di wilayah pedalaman Papua.
Bupati Puncak Elvis Tabuni bersama Forkopimda, DPRK Puncak dan sejumlah pimpinan OPD meninjau langsung lokasi pembangunan. Selain Sekolah Rakyat, kawasan tersebut dirancang sebagai pusat pelayanan pemerintahan distrik yang dilengkapi kantor distrik, fasilitas keamanan, aula, hingga kantor kampung.
Menurut Elvis, kesiapan lahan mendapat dukungan masyarakat setempat. Pemerintah daerah berharap pembangunan tersebut tidak hanya menghadirkan fasilitas pendidikan, tetapi juga memperkuat pelayanan publik di Omukia.

Ketua DPRK Puncak Thomas Tabuni menegaskan lembaganya akan mengawal proses pembangunan agar program Sekolah Rakyat benar-benar memberikan manfaat bagi generasi muda Puncak.
“Sekolah Rakyat harus menjadi pintu masuk untuk memperluas kesempatan pendidikan bagi anak-anak Papua, khususnya mereka yang selama ini menghadapi keterbatasan akses,” ujarnya.
Rencana pembangunan ini menjadi langkah penting bagi Puncak, mengingat pendidikan merupakan salah satu fondasi utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membuka peluang generasi muda Papua agar mampu membangun daerahnya sendiri.
Namun, keberhasilan program tersebut nantinya tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan lahan dan pembangunan fisik. Kualitas tenaga pendidik, fasilitas belajar, keberlanjutan pembiayaan, serta keterlibatan masyarakat adat menjadi faktor penting agar Sekolah Rakyat benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Puncak.
