JAKARTA, tabloidnusantara. Pemerintah memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan meski pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru atau dapur MBG untuk sementara dimoratorium. Langkah tersebut dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan evaluasi dan pembenahan tata kelola program secara menyeluruh.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengatakan masyarakat perlu membedakan antara moratorium pembangunan SPPG baru dengan pelaksanaan program MBG yang sudah berjalan.
”Pelaksanaan program Makan bergizi gratis “MBG” tidak berhenti. Yang dimoratorium adalah persiapan pembangunan SPPG baru yang belum operasional” ujar Qodari kepada wartawan di gedung Bakom RI,Jakarta, Rabu ((10/6).
Menurut Qodari, keputusan tersebut merupakan bagian dari upaya Kepala BGN Dadan Hindayana untuk melakukan pembenahan terhadap pengelolaan program. Qodari mengakui langkah tersebut tidak mudah karena sejumlah mitra telah terlibat dalam penyediaan lahan, renovasi bangunan, hingga pembangunan fasilitas fisik untuk mendukung operasional dapur MBG.
”Tapi kita yakin Bu Dadan sendiri ingin melakukan perbaikan yang fundamental dan menyeluruh agar tidak hanya tata kelola, tetapi juga produk yang dihasilkan yaitu makanan bergizi benar-benar memenuhi syarat gizi dan kualitasnya bagus,” ujarnya.
Qodari menjelaskan, laporan mengenai terhentinya distribusi makanan di sejumlah daerah tidak dapat langsung diartikan sebagai penghentian program MBG. Menurutnya, terdapat perbedaan antara penghentian pembangunan SPPG baru dengan kendala operasional yang berkaitan dengan penyaluran anggaran.
”Kalau berkaitan dengan yang belum kemarin, setahu saya ada soal pengiriman anggaran atau top up untuk operasional. Jadi memang harus dibedakan antara penghentian pembangunan atau persiapan pembangunan SPPG dengan pelaksanaan MBG itu sendiri,” katanya.
Qodari menambahkan bahwa SPPG yang telah beroperasi tetap menjalankan layanan pemberian makanan bergizi kepada para penerima manfaat. Sementara itu, pemerintah masih melakukan pengkajian terhadap kelanjutan pembangunan dapur baru yang saat ini dimoratorium.
”Untuk SPPG yang sudah operasional tetap berjalan. Bagaimana kelanjutan berikutnya tentu sedang disiapkan oleh Bu Dadan dan pimpinan BGN untuk memberikan penjelasan secara menyeluruh,” tuturnya.
Pemerintah berharap evaluasi tersebut dapat menghasilkan tata kelola yang lebih baik sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berlangsung secara berkelanjutan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai penerima manfaat utama program.

KEPALA BGN BARU, SUDARYONO: KALO ADA YANG TIDAK BENAR BOLEH DILAPORKAN
PENENTUAN KEBIJAKAN BARU MGB, PRESIDEN MINTA BGN KAJI ANGGARAN 15 RIBU PER-ANAK
PETANI PAPUA DAPATKAN BANTUAN PERTANIAN SENIAI 1,3 TRILIUN DARI PEMERINTAH
BRIN : KETIMPANGAN SPPG, NUMPUK DI PULAU JAWA DAN INDONESIA BAGIAN BARAT, BELUM MENYENTUH DAERAH RENTAN
AIRLANGGA: PEMERINTAH BEBASKAN BEA MASUK IMPOR LPG DAN BAHAN BAKU PLASTIK
PROGRAM MBG DI STOP SAAT LIBUR SEKOLAH, DAPUR AKAN DI AUDIT