Selasa, 13 Oktober 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

MALAM KEMERDEKAAN PENUH KHIDMAT, BUNDARAN HI MENHATU DALAM INDONESIA RAYA

Bagikan berita:

JAKARTA, tabloidnusantara. Bundaran HI semalam berubah jadi panggung rakyat. Tepat pukul 19.23 WIB, Senin 17 Agustus 2026, ribuan warga kompak berdiri, sikap sempurna, dan menyanyikan _Indonesia Raya_ untuk peringati HUT ke-81 RI.

‎Sebelum khidmat, acaranya cair dulu, kuis berhadiah. Dari setrika, kipas angin, sampai kompor dan ponsel. Hasilnya? Tiga ibu-ibu pulang dengan senyum dan hadiah.

Malam kemerdekaan di Bundaran HI tahun ini beda.

‎Tak hanya upacara dan konvoi, panitia mengemasnya dengan pesta rakyat. Ada kuis interaktif, hiburan public figure, dan puncak acara menyanyikan lagu kebangsaan bersama.

‎Pantauan di lokasi, warga dan aparat yang bertugas kompak berdiri saat _Indonesia Raya_ berkumandang. Banyak yang mengabadikan momen itu lewat ponsel. Suasananya khidmat, tapi tetap meriah.

‎Sebelum lagu dinyanyikan, tawa pecah lebih dulu. Kuis berhadiah jadi magnet.

‎”Rezeki Ibu-ibu, Dikasih Sabun Aja Seneng”katanya.

‎Tiga pemenang kuis malam itu jadi sorotan.

‎Ada Inka, 56 tahun warga Pondok Kelapa, Jaktim. Nenny, 54 tahun dari Jatiwaringin, Bekasi. Dan Pemi, 34 tahun* dari Pasar Rebo, Jaktim.

‎Mereka awalnya cuma “iseng gabung”.

‎”Dari tahun lalu juga ke sini. Mau seru-seruan aja. Sengaja pilih sore ke malam biar nggak panas,” kata Nenny sambil tertawa.

‎”Temen ngajakin, ‘yuk ke Bundaran HI’, ‘oke capcus’. Eh rezeki dapat ini,” timpal Inka.

‎”Sengaja pengen main tapi entah ke mana. Tiba-tiba pengen ke sini,” ujar Pemi.

‎Hadiah yang mereka bawa? Kompor. Dan reaksinya bikin ngak sekaligus haru.

‎”Happy. Ibu-ibu tuh nggak usah kompor, dapat sabun aja senang. Ibarat dikasih sabun colek aja seneng,” kata Nenny.

‎”Dan ini hadiahnya bukan buat aku, tapi buat ibu aku,” kata Pemi sambil nunjuk kompor bungkusannya.

‎Momen itu menunjukkan satu hal: kemerdekaan itu sederhana. Bisa dirayakan sambil ketawa, nyanyi bareng, dan pulang bawa kompor baru buat di rumah.

‎Acara di Bundaran HI memang sengaja dibuat untuk semua kalangan. Setelah kuis, panggung dilanjutkan hiburan dari public figure.

‎Warga datang bukan cuma dari Jakarta. Ada yang dari Bekasi, Depok, Tangerang. Tujuannya sama: menghindari panas siang, dan menikmati malam kemerdekaan bersama.

‎Dari sikap sempurna saat _Indonesia Raya_ sampai sorak-sorai saat nama pemenang kuis disebut, Bundaran HI malam itu membuktikan semangat 17-an masih hidup di tengah kota.