PAPUA, TabloidNusantara. Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, menegaskan penolakannya terhadap kehadiran kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah tersebut. Sikap itu disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap stabilitas keamanan dan kelancaran pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Bupati Aletinus Yigibalom dan Wakil Bupati Fredi Ginia Tabuni.
Ketua LMA Kabupaten Lanny Jaya, Tias Urnom Kogoya, mengatakan keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan syarat utama untuk mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga.
“Maka itu semua masyarakat Lanny Jaya harus mendukung program pembangunan di Lanny Jaya,” ujar Tias dalam keterangan tertulis, Selasa (26/5/2026).
Menurutnya, wilayah Lanny Jaya harus terbebas dari berbagai bentuk intimidasi maupun aksi teror yang dapat menghambat jalannya program pemerintah. Ia menilai pemulihan ekonomi serta pembangunan infrastruktur hanya dapat berjalan apabila situasi keamanan tetap kondusif.
“KKB tidak boleh lagi masuk dan melakukan aksi di Kabupaten Lanny Jaya,” tegasnya.
Tias menambahkan, dinamika keamanan yang selama ini terjadi di sejumlah wilayah pegunungan Papua sering menjadi kendala bagi masuknya investasi serta pemenuhan fasilitas publik bagi masyarakat.
Karena itu, LMA Lanny Jaya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan mendukung pemerintahan daerah definitif demi terciptanya kehidupan yang aman dan sejahtera.
“Masyarakat Lanny Jaya ingin hidup damai dan bekerja bersama pemerintah untuk kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.

SEKOLAH RAKYAT RESMI DIMULAI DI PAPUA, TARGET SELESAI DESEMBER 2026
SATGAS ODC TEMBAK MATI 3 ANGGOTA KKB DALAM OPERASI PENYERGAPAN DI YAHUKIMO
PEMERATAAN PEMBANGUNAN DI PAPUA, PEMBUATAN JALAN PENGHUBUNG JAYAPURA-NABIRE JADI PRIORITAS
SEJARAH BARU, 3 POLWAN DIPERCAYA SERENTAK PIMPIN POLRES DI TANAH PAPUA
PETANI PAPUA DAPATKAN BANTUAN PERTANIAN SENIAI 1,3 TRILIUN DARI PEMERINTAH
KOOPS TNI HABEMA UNGKAP KRONOLOGI TEWASNYA ANGGOTA TPNPB-OPM OKTO TIGAU DI INTAN JAYA