Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
HANKAM

KUTUK PEMBUNUHAN DUA SISWA SMK, BUPATI MIMIKA DAN APARAT KEAMANAN SIAPKAN OPERASI SENYAP JAGA STABILITAS TIMIKA

TIMIKA, tabloidnusantara. Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengutuk keras aksi pembunuhan brutal yang menewaskan dua pelajar SMK di sebuah bengkel kawasan Jalan Yan Tinal, SP 3, Kelurahan Karang Senang, Distrik Kuala Kencana. Menanggapi insiden yang meresahkan masyarakat tersebut, Pemerintah Kabupaten Mimika bersama aparat keamanan sepakat melancarkan operasi secara senyap (silent operation) guna menyisir potensi ancaman kriminalitas dan menjaga stabilitas keamanan Kota Timika.

Dua korban yang merupakan pelajar SMK dalam program magang tersebut ditemukan meninggal dunia pada Minggu (30/8) pagi.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, menegaskan bahwa tindakan keji terhadap anak-anak di bawah umur merupakan kejahatan yang tidak dapat ditoleransi dan memerlukan penanganan hukum yang cepat serta tegas.

“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Mimika, kami mengutuk keras tindakan brutal ini. Kita semua sangat berduka atas gugurnya anak-anak kita yang tidak berdosa,” ujar Bupati Johannes Rettob di Timika, Senin (31/8).

Bupati Rettob menjelaskan bahwa Pemkab Mimika bersama jajaran TNI-Polri akan mengintensifkan patroli malam dan menerapkan strategi penindakan secara terukur melalui operasi senyap. Langkah ini diambil untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan sekaligus mengembalikan rasa aman bagi warga.

Di sisi lain, Pemkab Mimika meminta komitmen dari para orang tua untuk memperketat pembatasan jam malam dan pengawasan aktivitas anak-anak di luar rumah.

“Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar betul-betul menjaga dan membatasi aktivitas anak-anak pada malam hari jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak. Aparat keamanan bersama pemda akan memaksimalkan patroli rutin, namun kewaspadaan dari lingkungan keluarga tetap menjadi kunci utama,” imbau Rettob.

Pemkab Mimika memastikan koordinasi terus berjalan erat bersama Polres Mimika dan instansi terkait untuk mengusut tuntas kasus pembunuhan ini hingga para pelaku berhasil ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.