Menu

KURANG DARI 24 JAM PELAKU PENUSUK CEWEK PUNK, DITANGKAP

Kabar Nusantara 4 minggu ago 0 6

‎BEKASI KABUPATEN, tabloidnusantara. Kurang dari 24 jam petugas kepolisian berhasil membekuk terduga pelaku penusukan yang menewaskan pengamen anak punk berinisial Faisal Anwar (FA) di Kampung Lanai, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat.

‎Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Dimas Adhit Putranto mengatakan, pelaku kini telah berada di Mapolsek Cikarang Barat untuk menjalani pemeriksaan intensif.

‎”Pelaku sudah diamankan di Polsek Cikarang Barat,” ujar Dimas, Minggu, (28/6).

‎Menurutnya, usai peristiwa penikaman pelaku sempat meninggalkan lokasi dan bersembunyi di wilayah Tambelang. Namun tidak lama kemudian, pelaku memilih menyerahkan diri sehingga langsung dijemput oleh Tim Resmob Polres Metro Bekasi bersama Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat.

‎Selain memeriksa pelaku, penyidik juga masih mengumpulkan alat bukti dan mendalami keterangan sejumlah saksi. Hingga saat ini sedikitnya lima orang telah dimintai keterangan untuk mengungkap rangkaian peristiwa sebelum korban tewas.

‎Polisi juga belum dapat memastikan informasi yang beredar mengenai dugaan hilangnya barang milik korban setelah penikaman terjadi.

‎”Masih kita lakukan pendalaman. Saat ini kami fokus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan pihak terkait,” kata dia.

‎Terkait motif pembunuhan, polisi juga belum mengambil kesimpulan. Penyidik masih mencocokkan keterangan para saksi dengan hasil pemeriksaan terhadap pelaku.

‎”Motifnya masih kita lakukan pendalaman,” tegasnya.

‎Di sisi lain, Ketua RT setempat, Boy Sandi mengungkapkan, korban dan pelaku diduga telah terlibat perselisihan sejak sehari sebelum kejadian. Berdasarkan informasi yang diterimanya, keduanya sempat cekcok di kawasan Pasar Beras Cikarang Jati sebelum konflik berlanjut hingga ke Kampung Lanai.

‎”Informasinya mereka sudah cekcok sejak sore. Menjelang subuh warga melapor, dan saat kami datang korban sudah dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.

‎Boy menyebut, korban dan pelaku sama-sama bekerja sebagai pengamen. Ia menduga perselisihan dipicu persoalan asmara yang melibatkan seorang perempuan yang tinggal di sekitar lokasi.

‎Korban akhirnya meninggal dunia setelah mengalami sejumlah luka tusuk akibat senjata tajam. Sementara itu, polisi memastikan penyidikan masih terus berjalan untuk mengungkap secara utuh kronologi maupun motif di balik aksi penikaman tersebut.

Written By

Leave a Reply

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *