KUNKER DI KOREM 163/WSA, PANGDAM TEKANKAN PRAJURIT HARUS HADIR DI TENGAH KESULITAN MASYARAKAT - https://tabloidnusantara.com/

KUNKER DI KOREM 163/WSA, PANGDAM TEKANKAN PRAJURIT HARUS HADIR DI TENGAH KESULITAN MASYARAKAT

Denpasar, “TABLOIDNUSANTARA.COM” – Disambut langsung oleh Danrem 163/WSA Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H., Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto, S.E., M.M, beserta rombongan tiba di Makorem 163/Wira Satya, Jl. PB Sudirman, Kelurahan Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Barat, pada Selasa (15/2/2022).

Pangdam IX/Udayana mengatakan bahwa kunjungannya kali ini merupakan yang pertama setelah sebelumnya telah dilakukan kunjungan kerja yang sama di Korem 161/Wira Sakti.

Dalam kesempatan ini juga Pangdam memberikan arahan kepada para Prajurit dan PNS Korem 163/Wira Satya yang dilaksanakan di Aula Korem 163/Wira Satya.

“Korem 163/Wira Satya merupakan satuan teritorial dan pelaksana di satuan kewilayahan yang berkedudukan langsung di bawah Kodam IX/Udayana, membawahi 8 Kodim dimana salah satu Kodim bertipe A yaitu Kodim 1611/Badung. Secara Geografis tanggung jawab Wilayah mencakup seluruh provinsi Bali yang meliputi 8 kabupaten dan 1 Kota,” terangnya.

Dalam kunjungannya tersebut, Pangdam Sonny menekankan bahwa para prajurit di tingkat komando kewilayahan harus dapat menjadi solusi ditengah-tengah masyarakat, terlebih penyebaran Covid-19 masih masif terjadi di masyarakat sehingga kesigapan dan kedisiplinan prajurit menjadi kunci utama keberhasilan penanganan Covid-19 ditingkat kewilayahan.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa saat ini kondisi Pulau Dewata masih dalam penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan sektor ekonomi yang sebagian besar bergantung pada sektor Pariwisata,” tambahnya.

“Yang jelas ini kan kita PPKM Level-3 lagi di Bali, sehingga saya menginstrusikan kepada seluruh jajaran dalam hal ini Danrem yang ada di Bali untuk kita mendisiplinkan prokes. Karena tidak ada cara lain, untuk menurunkan angka Covid-19 selain dengan disiplin menerapkan prokes,” tegas Mayjen Sonny.

Menyikapi kehidupan Prajurit dan PNS, Pangdam mengajak untuk selalu bersyukur dengan semua hal yang sudah diperoleh. Hindari perbuatan atau segala pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, satuan maupun institusi. Hindari hidup konsumtif dan pintar-pintar kelola keuangan dan rajin Menabung, sebisa mungkin hitung kebutuhan sesuai kemampuan.

Sebelum menutup pengarahannya Pangdam berpesan agar menyiapkan segala sesuatu untuk menghadapi masa tua sedini mungkin. Perwira tinggi bintang dua lulusan AKABRI tahun 90 ini berharap kepada para anggotanya agar di masa tua nanti tidak mengalami kesulitan dalam hal ekonomi.

“Janganlah kita berfikir untuk kaya dengan profesi prajurit, akan tetapi jika berpikir untuk hidup cukup maka kita sudah tepat menjadi prajurit. Karena segala sesuatu yang sudah kita terima sudah lebih dari cukup,” demikian tutup Pangdam.

Sementara itu, menanggapi penekanan Pangdam, Danrem 163/Wira Satya akan menginstrusikan jajarannya di tiap-tiap Kodim yang ada untuk memaksimalkan fungsi 3T (Tracing, Testing, Treatment) maupun 3M (mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, memakai masker dan menghindari kerumunan) hingga ke tingkat Desa di seluruh Bali.

Hal ini dilakukan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 khususnya Varian baru Omicron yang diindikasi penyebarannya lebih cepat dari varian-varian sebelumnya.

“Kami di Korem akan memaksimalkan fungsi 3T dan 3M tidak hanya di Kodim-kodim saja, tetapi juga hingga ke tingkat Desa. Kita akan melakukan pendisiplinan dengan cara yang lebih persuasif,” ungkap Danrem Husein.

“Dalam sambutan Pangdam, beliau sangat berharap agar kehadiran prajurit TNI di Wilayah Bali dapat bermanfaat bagi masyarakat terutama dalam mengatasi kesulitan-kesulitan di sekitar lingkungannya, jangan bersikap Arogan kepada masyarakat, serta baik-baiklah dalam merangkul, merebut hati masyarakat,” tegasnya. (Penrem 163/WSA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *