SAMARINDA, tabloidnusantara. Kepulan asap hitam mendadak membubung dari kawasan permukiman dan membuat panik warga di Jalan Hasan Basri (eks Jalan Kakaktua) Gang 2 Blok C, RT 22, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Sabtu (15/8).
Warga berhamburan keluar setelah api dengan cepat membesar dan melahap sejumlah bangunan.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 08.10 WITA. Data sementara Disdamkarmat Samarinda mencatat dua bangunan terdampak, yakni satu rumah tunggal dan satu bangunan bangsalan atau rumah kos yang memiliki sekitar 20 pintu.
Seorang saksi bernama Tomi mengatakan, api tiba-tiba membesar disertai asap hitam pekat yang muncul dari bangunan bangsalan dan berada di tengah permukiman.
“Tiba-tiba api itu membesar, asapnya ngepul hitam. Kami langsung lari semua,” ujar Tomi.
Sebagian besar penghuni bangsalan sedang bekerja ketika kebakaran terjadi. Tomi yang saat kejadian tengah bekerja di pasar juga mendengar suara ledakan.
“Ada suara ledakan, tapi hanya tabung gas. Kejadiannya sekitar jam 8.10 WITA,” imbuhnya.
Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkarmat Kota Samarinda Akhmad Supriyanto mengatakan, petugas menerima laporan dan langsung menuju lokasi sementara kondisi api sudah cukup besar.
“Yang terbakar ada dua bangunan, yang satu bangunan rumah kos-kosan banyak, sekitar 20 pintu, satunya rumah tunggal lantai dua,” ujar Akhmad.
Selain bangunan, lima kendaraan ikut terbakar, terdiri dari satu mobil dan empat sepeda motor. Untuk penyebab kebakaran, Akhmad menyebut dugaan sementara berasal dari korsleting listrik.
“Praduga sementara kemungkinan konsleting listrik, tetapi penyebab pastinya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” pungkasnya.
