Kapolda Papua Menyebutkan Provinsi Papua Saat Ini Dalam Keadaan Kondusif, Jelang Pemilu Ada Tiga Kabupaten Yang Di Tandai Rawan Bergejolak
Jayapura – Kepolisian Daerah Papua menggeser pasukannya ke wilayah pegunungan tengah Papua yang dianggap rawan akan gangguan keamanan pada pemilu 17 April mendatang.
Perkuatan pasukan dikerahkan di polres dan
menambah personil dari Brimob Polda Papua, guna mengantisipasi ganguan keamanan
dalam proses tahapan Pemilu.
Kapolda Papua, Irjen Pol Martuani Sormin
menyebutkan secara keseluruhan, Provinsi Papua dalam keadaan kondusif. Pihaknya
bahkan tak ingin menyebutkan berapa jumlah pasukan yang digeser ke lokasi rawan
gangguan keamanan ini.
“Pasukan bintara remaja juga kami libatkan,
untuk menjaga kabupaten di pesisir Papua. Sementara pasukan yang sebelumnya
berjaga di pesisir Papua, akan digeser ke wilayah pegunungan tengah Papua,”
ujarnya, Kamis (4/4/).
Sementara itu, KPU Papua menyebutkan tiga
kabupaten rawan akan gangguan pemilu. Ketiga kabupaten adalah Kabupaten Puncak,
Puncak Jaya dan Nduga.
“Indikasi kami menyebutkan justru calon
legislatif yang menggunakan kekuatan kelompok bersenjata untuk mengacaukan
pemilu ini,” jelas anggota KPU Papua, Tarwinto.
Apalagi hampir setiap kabupaten, jumlah caleg
mencapai 300-500-an yang merebutkan 20 – 40 kursi di DPRD. “Untuk Pilpresnya
kemungkinan tak ada gesekan. Justru kami takutkan malahan perebutan kursi
legislatif,” ujar Tarwinto.

