JAKARTA, tabloidnusanatara. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan permohonan maaf akan. robohnya SDN Kebayoran Lama 09 Pagi, Jakarta Selatan yang tak kunjung dibangun tersebut.
Pramono menuturkan bahwa dirinya menjawab apa adanya terkait baru mengetahui kabar maupun kondisi dari fasilitas pendidikan tersebut.
“Terus terang itu pertama kali saya mendengar dan saya adalah orang yang menjawab apa adanya. Mohon maaf saya tidak tahu pada waktu itu,” ucapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (22/7).
Pramono menjelaskan setelah mengetahui kabar tersebut langsung melakukan rapat dan memerintahkan jajarannya melakukan kunjungan ke lapangan untuk mengetahui fakta yang terjadi.
Pramono menegaskan bahwa sektor pendidikan masuk dalam skala prioritas Pemprov DKI Jakarta baik dari pemberian bantuan biaya pendidikan hingga fasilitas, meskipun terdapat potongan Dana Bagi Hasil (DBH) dari Pemerintah Pusat.
Pramono menambahkan bahwa besok (hari kamis ini, red.) Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno akan mengumpulkan seluruh dinas pendidikan berkaitan dengan hal ini.
Nantinya renovasi SDN Kebayoran Lama 09 bersama 22 sekolah lainnya akan menggunakan dana APBD.
“Bahkan kemarin saya sudah memutuskan di SD yang ada di Kebayoran Lama itu segera harus dibangun. Kalau memang belum ada dana dari APBD, maka dibuka ruang apakah itu dari KLB, dari CSR atau dari manapun yang penting harus segera dibangun,” ujarnya.

SDN KEBAYORAN LAMA 09 TAK KUNJUNG DIBANGUN MESKI SUDAH KANTONGI DED 2025
PENANTIAN PANJANG SDN KEBAYORAN LAMA 09 YANG TAK KUNJUNG DIBANGUN SEJAK ROBOH DI TAHUN 2024
GUBERNUR DKI JAKARTA RESMI BUKA JAKARTA FAIR KEMAYORAN 2026
GEMPA BUMI DI BENGKULU, 35 RUMAH RUSAK