PALU, tabloidnusantara. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6), pukul 10.27 WIB.
BMKG mengkonfirmasi bahwa episentrum atau pusat gempa bumi tersebut terletak di darat pada koordinat 1,13 Lintang Selatan dan 120,23 Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di 42 kilometer arah tenggara Kota Palu.
“Gempa bumi tersebut berkategori dangkal dengan kedalaman pusat gempa mencapai 10 kilometer, namun hasil pemodelan matematis menunjukkan aktivitas seismik ini tidak berpotensi memicu terjadinya tsunami,” sebut BMKG dalam laman resmi di Jakarta, Selasa.
Selang tiga menit pascagempa utama, lembaga pemantau geologi internasional (USGS) juga mendeteksi adanya aktivitas gempa susulan berkekuatan magnitudo 5,2 yang berpusat di 44 kilometer timur tenggara Palu dengan kedalaman yang sama.
Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, menghindari bangunan yang retak atau rusak di sisa guncangan, serta tetap waspada terhadap potensi munculnya rangkaian gempa bumi susulan yang masih mungkin terjadi.

PEMULIHAN LISTRIK DI LOKASI GEMPA SULTENG SUDAH 100 PERSEN SELESAI
SEDIKITNYA PULUHAN RUMAH RUSAK, RATUSAN JIWA DAN 45 KK TERDAMPAK GEMPA DI SULTENG
PERINGATAN BMKG, ADANYA PERUBAHAN SIKLUS BERPOTENSI HUJAN LEBAT DISERTAI ANGIN KENCANG DI SEJUMLAH DAERAH