Kamis, Juli 25, 2024
BerandaHANKAMDUKUNG KETAHANAN PANGAN, KODIM 1616/GIANYAR PANEN PADI BERSAMA

DUKUNG KETAHANAN PANGAN, KODIM 1616/GIANYAR PANEN PADI BERSAMA

Gianyar, “TABLOIDNUSANTARA” – Dalan rangka program ketahanan pangan di wilayah Kodim 1616/Gianyar TA. 2022, dilaksanakan panen padi bersama di area persawahan Subak Celuk, Banjar Celuk, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, pada Senin (27/6/2022).

Padi yang akan di panen adalah jenis Inpari 32 dengan luas panen seluas 5.000 m2, milik sdr.I Ketut Suastika. Dengan mengusung tema “Mewujudkan Binter Dalam Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Melalui Pembinaan Ketahanan Pangan di wilayah, Kodim 1616/Gianyar melaksanakan panen padi bersama”.

Panen padi kali ini merupakan program ketahanan pangan Kodim 1616/Gianyar selaku penyedia benih padi Inpari 32, pupuk, obat-obatan dan menggarap serta melaksanakan pengawasan sekaligus pengendalian pelaksanaan kegiatan pembinaan ketahanan pangan di wilayah Kodim 1616/Gianyar.

Dandim 1616/Gianyar yang diwakili oleh Danramil 1616-03/Tampaksiring, Kapten Inf A.A. Raka Malia menyampaikan bahwa kegiatan panen padi di Subak Celuk merupakan program ketahanan pangan Kodim 1616/Gianyar.

“Program ini bertujuan untuk mendukung meningkatkan program pemerintah daerah untuk pencapaian swasembada pangan, meningkatkan katahanan pangan nasional dan lokal, serta meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat guna kepentingan pertahanan negara,” pungkasnya.

Turut hadir dalam pelaksanaan panen padi Kadis Pertanian Kab. Gianyar, Dinas Hanpang Perikanan dan Kelautan Kab. Gianyar, Kasi Kesetersedian Pangan Kab. Gianyar, Pasi Teritorial Kodim 1616/Gianyar beserta anggota, Danramil 1616-04/Blahbatuh, Kepala Upt. BPP Pertanian Kec. Blahbatuh, Babinsa Desa Buruan, Sekdes Buruan beserta staf dan Pekaseh Subak Celuk beserta anggota subak. (Kodim 1616/Gianyar)

Tabloid Nusantarahttps://tabloidnusantara.com/
Membuka Wawasan Dan Mencerdaskan
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments