JAYAPURA, tabloidnusantara. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyatakan perlunya dilakukan rehabilitasi terumbu karang untuk memulihkan ekosistem perairan yang rusak.
Kepala DKP Papua Iman Djuniawal di Jayapura, Rabu, mengatakan terumbu karang memiliki peranan penting bagi sistem kehidupan kelautan, namun apabila tidak terpelihara dengan baik akan memengaruhi ekosistem di perairan.
Imam menjelaskan sebagian besar kondisi karang di Papua, khususnya wilayah pesisir, sudah mulai rusak, bahkan cenderung dalam batas yang sudah tidak aman.
“Oleh karena itu, perlu dilakukan rehabilitasi dari yang ada saat ini sebagai upaya menumbuhkan kembali karang-karang yang sudah rusak baik yang disebabkan oleh gempa, abrasi, sedimentasi, atau sampah yang menutup permukaan karang,” katanya saat diwawancarai, Rabu, (17/6).
Pihaknya mengajak seluruh masyarakat merawat karang melalui edukasi tentang dampak langsung jika terjadi kerusakan. Selain itu, bergotong royong menangani sampah laut.
“Kami memberikan apresiasi kepada Palang Merah Indonesia (PMI) sangat, yang telah memberikan edukasi dan pengenalan informasi kepada masyarakat tentang pentingnya terumbu karang. Ini sangat membantu pemerintah daerah dalam menyosialisasikan tentang pentingnya terumbu karang bagi kehidupan ekosistem,” ujarnya.
Dia mengajak semua pihak bergerak bersama dalam melindungi kehidupan karang di wilayah pesisir.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak memperlakukan karang seenaknya saja, karena untuk menghancurkan karang hanya membutuhkan waktu beberapa menit namun menumbuhkannya butuh waktu hingga puluhan tahun,” katanya.

PB PON PAPUA MINTA TELKOM PASTIKAN JARINGAN LANCAR SAAT EVENT PON