Selasa, April 23, 2024
BerandaHANKAMDELEGASI ICRC KAGUM UPAYA SELESAIKAN MASALAH PAPUA

DELEGASI ICRC KAGUM UPAYA SELESAIKAN MASALAH PAPUA

MIMIKA, “TABLOIDNUSANTARA.COM” – Sejak Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa menjabat, semua kebijakan dalam menyelesaikan konflik yang terjadi di tanah air Indonesia diselesaikan dengan berpedoman dengan perundangan-undangan. Bahkan methoda yang dipilih dengan melakukan langkah-langkah Humanis.

Hal tersebut seiring dengan Pemerintah Pusat yang sedang gencar-gencarnya mendorong percepatan pembangunan di wilayah paling Timur Indonesia.

Kebijakan Panglima TNI Andika Perkasa sesuai dengan koridor hukum dan jati diri TNI, yaitu TNI harus menjadi pelindung Rakyat dan harus menjadi solusi. Oleh karenanya, saat ini TNI melaksanakan pembinaan teritorial dengan methoda Komunikasi Sosial (Komsos) yang merupakan salah satu wujud penjabaran UU No 34 Tahun 2004 dalam Tugas membantu Pemerintah Daerah.

Nampaknya hal ini juga menarik perhatian dari semua pihak, termasuk didalamnya dari International Commite of the Red Cross (ICRC) untuk berkunjung melihat langsung proses dan dampak dari kebijakan Panglima TNI di wilayah Papua.

BACA JUGA :

TINGKATKAN KINERJA, KODAM XVII/CENDERAWASIH GELAR RAPIM

Untuk mengatahui situasi dan kondisi di wilayah Papua, ICRC menggelar diskusi dengan Pangkogabwilhan III Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr. (Han) terkait tentang pendekatan humanis yang dilakukan TNI di wilayah Papua di Meeting Room Rimba Papua Hotel, Timika Mimika Papua, Senin (21/3/2022).

Demikian disampaikan Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga, S.H., M.H. dalam keterangannya.

Saat Pangkogabwilhan III Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr. (Han) bersama Delegasi International Commite of the Red Cross (ICRC), Pangkogabwilhan III menyampaikan bahwa Papua saat ini secara umum dalam keadaan baik dan kondusif, walaupun ada beberapa kejadian yang dilakukan oleh kelompok- kelompok yang melakukan tindakan kriminal.

Pangkogabwilhan III Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr. (Han) diskusi bersama delegasi ICRC, terkait penanganan konflik di Papua

“Kita akan lakukan-langkah terukur dan tindakan tegas bila dibutuhkan dalam membantu Kepolisian untuk penegakan Hukum,” pungkas Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr. (Han).

“Papua bukan dalam status DOM (Daerah Operasi Militer) karena statusnya normal, sama dengan wilayah lainnya. Oleh karenanya, disini kita melaksanakan kegiatan-kegiatan pembinaan, pendampingan, mengawasi dan juga mengisi ruang-ruang kosong yang tidak bisa dipenuhi oleh Pemda seperti menjadi guru di wilayah pedalaman, sebagai tenaga kesehatan dalam rangka membantu kesehatan masyarakat dan Pemerintah di Papua. Semua ini dilakukan atas permintaan Pemerintah Daerah,” tambah Pangkogabwilhan III.

Selanjutnya dijelaskan oleh Pangkogabwilhan III bahwa Tagline saat ini adalah “TNI adalah Kita”, yang artinya TNI berasal dari rakyat dan TNI sama dengan rakyat, terlebih lagi saat ini personel TNI banyak berasal dari putra daerah Papua.

“Kita harus humanis bersama masyarakat Papua seperti di daerah lain di Indonesia. Terkait penegakan hukum tetap dilaksanakan oleh Kepolisian,” kata Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr. (Han).

“Diharapkan ICRC dapat membantu kelancaran TNI dalam membangun Papua dan Papua Barat di bidang kualitas kesehatan masyarakat Papua atau bantuan buat PMI di Indonesia khususnya di Papua seperti bantuan Ambulance atau mungkin helikopter untuk Palang Merah Indonesia (PMI),” tambah Pangkogabwilhan III.

Kehadiran ICRC di Papua disamping tugas bantuan kemanusiaan dan Kesehatan, juga mengenalkan materi Hukum Humaniter Internasional (HHI) khususnya buat Prajurit yang akan melaksanakan tugas di Luar Negeri atau mengikuti penugasan di PBB.

BACA JUGA :

DUKUNG PEMBANGUNAN NASIONAL, DANDIM BIAK SOSIALISASIKAN WASBANG KEPADA PEMUDA PELOPOR PEMBANGUNAN KAB. BIAK

Merespon apa yang disampaikan Pangkogabwilhan III, di tempat yang sama, Ketua Delegasi Regional ICRC untuk Indonesia dan Timor-Leste, Alexandre Faite mengatakan sangat luar biasa pendekatan kemanusiaan dan hukum yang dilakukan oleh Pangkogabwilhan III Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr. (Han).

“Kami siap memberikan bantuan untuk mendukung kegiatan kemanusiaan yang telah dilaksanakan Jenderal dan kami menganggap keberadaan TNI sangat dibutuhkan di Papua dan Papua Barat mengingat hanya TNI yang siap terjun kelapangan membantu masyarakat dalam situasi dan kondisi apapun,” tegasnya.

Tabloid Nusantarahttps://tabloidnusantara.com/
Membuka Wawasan Dan Mencerdaskan
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments