Menu

BUNDARAN HI JADI PANGGUNG AKSI MAHASISWA, LIMA TUNTUTAN NASIONAL DIBAWA KE JALAN

pipit 2 bulan ago 6

JAKARTA, tabloidnusantara. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran HI, Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Aksi tersebut bertajuk “Menuju Indonesia Bangkrut” dan menyoroti sejumlah isu sosial dan ekonomi nasional.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan sebanyak 4.151 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan kegiatan. Rinciannya, 3.651 personel Polri dan 500 personel TNI. Pengamanan dilakukan untuk memastikan aksi berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

“Polda Metro Jaya menghormati hak warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Kehadiran personel di lapangan adalah untuk memberikan pelayanan dan pengamanan agar kegiatan berjalan aman, tertib, serta tidak mengganggu masyarakat lainnya,” ujar Budi.

Polisi juga menyiapkan antisipasi terhadap kepadatan lalu lintas, konvoi kendaraan, penutupan jalan secara situasional, gangguan fasilitas umum, hingga potensi tindak kriminalitas. Budi mengimbau peserta aksi agar tertib, tidak membawa benda berbahaya, dan tidak melakukan perusakan.

Ketua BEM UI, Yatalathof Ma’shum Imawan, menyampaikan permohonan maaf atas potensi kemacetan yang ditimbulkan akibat aksi. Ia menegaskan kemacetan bersifat sementara, sedangkan persoalan sosial yang menjadi tuntutan aksi telah berlangsung puluhan tahun.

“Teruntuk warga di Jakarta utamanya di sekitar Bundaran HI, kami ingin memohon maaf atas kemacetan dan ketidaknyamanan yang akan terjadi esok hari,” kata Yatalathof.

Dalam aksi ini, BEM UI menyampaikan lima tuntutan utama: menghentikan pemborosan APBN, menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, menghentikan program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, menghentikan militerisme di ranah sipil, dan meminta Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pemerintah.

Aksi unjuk rasa ini dipantau secara ketat oleh aparat kepolisian dan TNI dengan tujuan menjaga keamanan peserta, masyarakat, dan fasilitas publik tetap terjaga.

Written By