Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BENCANA ALAM

ATASI DAMPAK EL NINO, BPBD-KP PAPUA TENGAH PERKUAT OPERASI GABUNGAN KARHUTLA DAN DISTRIBUSI AIR BERSIH

NABIRE, tabloidnusantara. Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kebakaran, dan Penyelamatan (BPBD-KP) Provinsi Papua Tengah terus memperketat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta krisis air bersih akibat kekeringan ekstrem yang melanda sejumlah kabupaten, khususnya di Kabupaten Nabire.

Sekretaris BPBD-KP Provinsi Papua Tengah, Marthinus Rumbino, mengonfirmasi bahwa setelah sempat mengalami lonjakan titik api hingga 10 kejadian per hari pada pertengahan Agustus, kondisi terkini menunjukkan tren penurunan. Berdasarkan pemantauan BMKG per 29 Agustus 2026, titik panas (hotspot) di Nabire menyusut menjadi 12 titik dengan tingkat kepercayaan sedang.

“Meskipun armada dan sarana pemadam yang ada utamanya diperuntukkan bagi penanganan kebakaran pemukiman, seluruh unit tetap kami kerahkan secara maksimal ke titik-titik karhutla. Sinergi bersama jajaran TNI dan Polri sejak 20 Agustus sangat membantu proses pemadaman darat dan penegakan hukum,” ujar Marthinus Rumbino di Nabire.

Selain fokus pada pemadaman api, BPBD Papua Tengah bekerja sama dengan BNPB dan BPBD Kabupaten Nabire untuk merespons krisis air bersih akibat musim kemarau. Satu unit mobil tangki dikerahkan secara bergiliran menyuplai air bersih ke pemukiman warga di empat wilayah terdampak, yakni Distrik Teluk Kimi, Nabire Kota, Nabire Barat, dan Wanggar.

Untuk penanganan jangka panjang, BPBD-KP Papua Tengah menyiapkan serangkaian langkah strategis mitigasi bencana ekologis:

  1. Berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Kementerian PUPR untuk menginventarisasi potensi air di bendungan dan kawasan sungai strategis seperti Kali Bumi.
  2. Mendorong pembentukan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) bencana di tingkat provinsi.
  3. Mengintegrasikan data BMKG bersama Diskominfo melalui media informasi publik dan videotron daerah.
  4. Menyusun Indeks Ketahanan Daerah (IKD) serta Indeks Kesiapsiagaan Masyarakat bersama BNPB.

BPBD Papua Tengah mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan dan menghentikan praktik pembakaran lahan sembarangan, mengingat pencegahan merupakan kunci utama menghindarkan daerah dari ancaman bencana yang lebih besar.