Minggu, 27 September 2026
TABLOID NUSANTARA
HANKAM

APARAT KEAMANAN TINGKATKAN KEWASPADAAN DI KWAMKI NARAMA PASCA-INSIDEN PENGANIAYAAN DAN KREMASI JENAZAH

Bagikan berita:

TIMIKA, tabloidnusantara. Kepolisian Resor (Polres) Mimika bersama Polsek Kwamki Narama meningkatkan siaga penuh guna mengantisipasi eskalasi ketegangan antarkelompok pasca-prosesi kremasi jenazah Jorianus Yolemal (25) di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (27/9).

Jorianus Yolemal sebelumnya ditemukan meninggal dunia akibat luka panah di kawasan lorong Emeneme, SP 3, pada Sabtu (26/9) malam. Jenazah korban sempat disemayamkan di RSMM Caritas sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk prosesi pemakaman adat. Situasi sempat mengalami peningkatan ketegangan akibat aksi provokasi di sekitar lokasi persemayaman.

Kapolres Mimika, AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak, melalui Kasat Reskrim AKP I Putut Yudha Pratama dan Kapolsek Kwamki Narama Iptu Yusak Sawaki, memastikan bahwa personel pengamanan tetap disiagakan secara terukur guna menstabilkan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Aparat keamanan terus bersiaga di lapangan untuk mengendalikan situasi dan meminimalisasi potensi konflik susulan. Kami mengimbau kedua belah pihak dan seluruh tokoh masyarakat untuk menahan diri, tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar, serta mempercayakan penanganan kasus pidana ini sepenuhnya kepada proses hukum kepolisian,” tegas Kapolsek Kwamki Narama, Iptu Yusak Sawaki, di Timika, Minggu (27/9).

Satreskrim Polres Mimika saat ini tengah melakukan penyidikan mendalam, pengumpulan barang bukti, serta pemeriksaan saksi-saksi guna mengidentifikasi dan menangkap para pelaku penganiayaan tersebut.

Pemerintah Daerah bersama jajaran Forkopimda dan tokoh adat Mimika juga terus berkoordinasi untuk memfasilitasi komunikasi damai, guna memastikan aktivitas masyarakat di Distrik Kwamki Narama dan sekitarnya dapat kembali berjalan aman dan kondusif.