KARAWANG, tabloidnusantara. Sebanyak 44 warga dari dua desa di Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan gas dari pabrik caustic soda milik sebuah perusahaan manufaktur kertas dan bahan kimia di Karawang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Karawang Asep Suryana, Kamis, mengatakan 44 orang itu telah dibawa ke rumah sakit. Penanganan warga menjadi prioritas pertama.
“Untuk penyebab pastinya masih belum disampaikan lebih jelas, karena masih proses penanganan,” kata Asep.
Warga yang terdampak dibawa ke Rumah Sakit Rosela Karawang sejak Kamis siang. Gejala yang dikeluhkan umumnya sesak nafas, mual, dan batuk-batuk.
Ke-44 warga tersebut berasal dari Desa Kutamekar dan Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel.
Kasi Humas Polresta Karawang Ipda Muh Asim mengatakan kepolisian terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.
Warga yang terdampak telah mendapatkan penanganan di sejumlah fasilitas kesehatan. Pendataan warga terdampak masih terus dilakukan.
Menurut keterangan awal, warga mulai merasakan pusing, sesak nafas, mual, hingga batuk-batuk pada Kamis pagi.
Informasi awal yang dihimpun menyebutkan adanya bahan kimia yang tersimpan di area luar ruangan. Pada Rabu (28/10) malam hingga Kamis dini hari, hujan turun dan diduga memicu reaksi antara bahan kimia dan air.
Reaksi itu menimbulkan bau menyengat hingga tercium warga yang tinggal tidak jauh dari perusahaan.
Polisi menegaskan itu baru informasi awal. Penyebab pasti kejadian masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan oleh instansi teknis.
