Rabu, 7 Oktober 2026
TABLOID NUSANTARA
PERISTIWA

LEDAKAN DAHSYAT GUNCANG RESTO NASI TEMPONG SURABAYA, 5 ORANG TERLUKA DAN 41 BANGUNAN RUSAK

Bagikan berita:

SURABAYA, tabloidnusantara. Ledakan keras menggegerkan ruko yang digunakan sebagai restoran nasi tempong di Jalan Kalisari Utara, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Selasa 6 Oktober 2026 pagi.

Insiden diduga kuat dipicu kebocoran gas LPG ukuran 50 kilogram yang berada di area dapur restoran.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan mengatakan sebelum ledakan terjadi seorang koki sempat mencium bau gas saat sedang memasak sekitar pukul 07.00 WIB.

“Ketika koki sedang masak, memang sempat mencium bau gas. Kemudian dalam sekejap terjadi semacam ledakan,” ujarnya di lokasi kejadian.

Ledakan mengakibatkan lima orang menjadi korban terdiri dari empat laki-laki dan satu perempuan. Seluruh korban telah dievakuasi untuk penanganan medis di RSUD Haji Sukolilo.

Pasca kejadian, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Tim Jibom diterjunkan untuk memastikan penyebab ledakan sekaligus mengecek kemungkinan adanya bahan peledak. Hasil pemeriksaan sementara tidak menemukan adanya kandungan bahan peledak di lokasi.

“Jibom sudah melakukan olah TKP dan sampai dengan saat ini tidak ditemukan kandungan yang berbau atau bahan peledak,” jelas Lutfhie.

Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan awal, polisi menduga ledakan berasal dari kebocoran gas LPG di dapur restoran.

Dampak ledakan tidak hanya dirasakan di dalam ruko. Getaran cukup kuat menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan di sekitar lokasi. Polisi mencatat sedikitnya 41 titik mengalami kerusakan mayoritas berupa kaca pecah.

“Kerusakan yang terjadi di seputaran TKP terdata kurang lebih 41 yang mengalami rusak berupa pecah kaca,” ungkapnya.

Meski dugaan awal mengarah pada kebocoran LPG, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan secara menyeluruh penyebab ledakan tersebut. Petugas terus mengumpulkan keterangan saksi serta melakukan pemeriksaan terhadap kondisi lokasi dan sumber gas yang diduga menjadi pemicu.