LAMPUNG, tabloidnusantara. Kecelakaan maut merenggut nyawa di ruas Tol Trans Sumatera Terpeka (Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung) Kilometer 246 Jalur 500 B, Simpang Pematang, Minggu sore. Satu orang meninggal dunia dan 12 orang lainnya mengalami luka berat hingga ringan.
Insiden itu melibatkan Truk Trailer Hino warna hijau dengan nomor polisi B 9605 PEV yang dikemudikan Amran (49) dengan Bus Epa Star warna putih BG 7321 OI yang dikemudikan Waniri (55).
Kanit Gakkum Satlantas Polres Mesuji, Ipda Ferdiansyah, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut korban meninggal dunia adalah sopir bus, sementara belasan penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Dugaan sementara, kecelakaan dipicu manuver mendadak Bus Epa Star yang berpindah ke jalur lambat hingga oleng dan menghantam bodi belakang Truk Trailer Hino yang melaju searah. Benturan keras membuat kedua kendaraan saling terpental dan terguling di badan tol.
“Benar ada kecelakaan di Tol Terpeka Kilometer 246 Jalur 500 B pada Minggu sore yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan 12 orang lainnya mengalami luka berat dan ringan,” ujar Ferdiansyah.
Korban meninggal dan luka-luka langsung dievakuasi ke RS HTC Simpang Pematang untuk mendapat penanganan medis. Untuk mengurai kepadatan, anggota Satlantas melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi kejadian sehingga arus kendaraan tetap lancar dan tidak menimbulkan kemacetan panjang.
