Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
HEADLINE

GUDANG BIJI PLASTIK DI CIKARANG TIMUR LUDES TERBAKAR, DUGAAN KORSLETING LISTRIK

KABUPATEN BEKASI, tabloidnusantara. Asap hitam pekat membumbung tinggi dari Jalan Raya Citarik, Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Minggu pagi. Sebuah gudang pengolahan biji plastik dilalap api dan ludes terbakar, termasuk satu unit truk yang berada di dalam area gudang.

Sedikitnya tujuh armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. Komandan Pleton Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi, Bohir, mengatakan lima unit berasal dari Damkar Kabupaten Bekasi yang terdiri dari empat kendaraan dari posko terdekat dan satu armada portabel, ditambah dua armada bantuan dari Kawasan Industri Jababeka.

Total 31 personel diterjunkan ke lokasi, dengan rincian 25 personel dari Damkar Kabupaten Bekasi dan enam personel dari tim pemadam Jababeka.

Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan dari pengelola kawasan industri ke Pos Damkar Pilar, Cikarang Utara, yang kemudian diteruskan ke markas pusat.

“Informasi kebakaran kami terima tadi pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Saat tiba di lokasi, asap hitam sudah mengepul ke atas dan api telah membakar bangunan gudang tersebut,” kata Bohir di lokasi.

Proses pemadaman tidak berjalan mudah. Akses jalan menuju lokasi yang sempit dan sudah dipadati warga di pagi hari membuat armada harus bermanuver mundur untuk masuk. Tantangan lain datang dari material di dalam gudang.

Tumpukan biji plastik membuat api cepat membesar dan sulit dipadamkan dengan air biasa, sehingga petugas harus menggunakan busa pemadam.

“Petugas akhirnya berhasil memadamkan. Alhamdulillah tidak ada perambatan ke bangunan sekitar lainnya. Dapat kita atasi meski kobaran api relatif besar,” ujarnya.

Api baru benar-benar terkendali setelah tiga hingga empat jam penanganan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Hingga siang ini, petugas masih melakukan pendinginan dan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Dugaan awal, api muncul akibat korsleting listrik mengingat saat kejadian gudang dalam kondisi tidak beraktivitas.

“Karena ini enggak ada aktivitas, bisa jadi mungkin kaitannya korsleting listrik,” kata Bohir.

Saat ini jajaran Polsek Cikarang Timur dan Polres Metro Bekasi masih berada di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan menghitung total kerugian materiil yang dialami pemilik gudang.