BADUNG, tabloidnusantara. Komitmen Polri terhadap kesetaraan gender ditegaskan langsung di forum internasional. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan institusinya membuka ruang seluas-luasnya bagi polisi wanita untuk naik kelas dan bertarung memperebutkan posisi tertinggi.
Pernyataan itu disampaikan Listyo saat membuka The 63rd International Association of Women Police (IAWP) Annual Training Conference 2026 di Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu.
Di hadapan ratusan delegasi dunia, Listyo menekankan bahwa kesetaraan gender bukan sekadar jargon di tubuh Polri.
“Sebagaimana tadi disampaikan oleh Presiden IAWP bahwa kita terus mengejar kesetaraan gender,” ujar Listyo.
Menurutnya, konferensi IAWP menjadi panggung penting bagi Polwan dari berbagai negara untuk bertukar informasi, pengalaman lapangan, hingga pengetahuan taktis dalam menjalankan tugas kepolisian modern.
Forum ini, kata dia, harus menjadi akselerator peningkatan kapasitas Polwan Indonesia.
“Harapan kami dengan kegiatan saat ini, tentunya kemampuan Kepolisian Wanita, khususnya Polwan, terus bisa meningkat dan tentunya kita bisa terus bersaing,” tegasnya.
Listyo pun secara terbuka melempar harapan besar. Ia mencontohkan Australia dan Belanda yang sudah lebih dulu dipimpin oleh kepala kepolisian wanita. Ia meyakini sejarah serupa akan terjadi di Indonesia.
“Di Australia juga sudah ada Kepala Polisi Wanita, di Netherlands juga sudah ada, dan harapan kita beberapa puluh tahun ke depan Indonesia juga akan mendapat kesempatan untuk dipimpin oleh seorang Kepala Polisi Wanita,” katanya.
Sementara itu Presiden IAWP Julia Jaeger menyebut konferensi di Bali tahun ini menjadi salah satu yang terbesar. Sekitar 500 delegasi Polwan dari 43 negara hadir untuk saling belajar dan memperkuat jaringan global.
Ia berharap momentum Bali ini menjadi titik balik pemberdayaan Polwan, terutama di kawasan Asia, agar semakin berani mengambil peran strategis dan tidak ragu meniti karier hingga jenjang tertinggi di institusi kepolisian.
