Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
KRIMINAL

RICUH, PENGEDAR SABU BERKEDOK WARUNG NASI GORENG DI MEDAN DITANGKAP, KELUARGA HADANG POLISI

MEDAN, tabloidnusantara. Penangkapan seorang pengedar sabu yang berkedok sebagai penjual nasi goreng di Kota Medan berlangsung ricuh. Pelaku berinisial HI (44) diamankan di warungnya di Jalan Tuasan, Kecamatan Medan Tembung, Rabu (9/9) malam, namun upaya penangkapan itu diwarnai aksi penghadangan dari keluarganya.

Berdasarkan video yang diterima, terlihat sejumlah pria dan wanita yang merupakan keluarga pelaku berusaha melindungi HI agar tidak dibawa petugas.

Seorang wanita bahkan terdengar berteriak meminta tolong, sementara polisi di lokasi terus meminta keluarga bersikap kooperatif. Keributan itu pun memanas dan menjadi tontonan warga sekitar.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha membenarkan adanya perlawanan sengit saat tim melakukan upaya paksa di warung yang juga menjadi tempat tinggal keluarga besar pelaku tersebut.

“Saat tim melakukan upaya paksa, HI dan keluarga besarnya yang tinggal di warung makan itu, sempat terjadi perlawanan yang cukup sengit terhadap tim yang melakukan tindakan hukum tadi,” kata Rafli, Rabu (16/9).

Meski dihadang, tim Satresnarkoba akhirnya berhasil membawa HI keluar dari lokasi dan memboyongnya ke Polrestabes Medan.

Dari tangannya, polisi menyita satu paket sabu siap edar. Hasil tes urine menunjukkan HI positif metamfetamin dan mengakui perbuatannya.

Modus pelaku terbilang licik. Di balik aktivitas menggoreng nasi, warungnya juga melayani pembeli narkoba yang datang langsung.

Kepada polisi, HI mengaku baru sebulan terakhir menjual sabu karena tergiur keuntungan Rp 100 ribu per gram, sekaligus untuk memenuhi kecanduannya sebagai pengguna aktif.

Catatan kepolisian mengungkap HI adalah residivis yang sudah dua kali masuk penjara. Ia pernah dipenjara pada 2019 karena kasus narkotika dan kembali dipenjara karena kasus penganiayaan setelah bebas.

Kini polisi tengah memburu pemasok sabu kepada HI yang telah teridentifikasi berada di kawasan Bagan, Percut Sei Tuan.

“Pemasok narkoba kepada pelaku kami identifikasi berada di kawasan Bagan, Percut Sei Tuan. Kami pastikan pemasok narkoba tidak akan bisa bersembunyi, pasti akan kami ungkap,” pungkas Rafli.