Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
PEMERINTAH

AKSELERASI LAYANAN DASAR DAN INFRASTRUKTUR, GUBERNUR PAPUA TENGAH DORONG PROGRAM ‘INTAN JAYA TERANG’ HINGGA BANTUAN KESEHATAN RP500 JUTA

SUGAPA, tabloidnusantara. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah terus mempercepat pemerataan pembangunan layanan dasar, energi, hingga konektivitas digital di wilayah pegunungan. Hal tersebut ditegaskan dalam Kunjungan Kerja (Kunker) ketiga Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, S.H., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kabupaten Intan Jaya pada Selasa (15/9).

Meskipun agenda penerbangan perdana ke Distrik Wandai sempat terhalang kondisi cuaca ekstrem dan kabut tebal, Gubernur Meki Nawipa beserta rombongan melanjutkan rangkaian kegiatan strategis di Distrik Sugapa dan Yokatapa.

Dalam peninjauan ke SD YPPK Bilogai, Gubernur memberikan apresiasi atas keberhasilan pelaksanaan program Sekolah Sepanjang Hari (SSH). Merespons keterbatasan ruang kelas akibat tingginya animo 434 siswa, Pemprov Papua Tengah berkomitmen menambah fasilitas penunjang belajar serta merencanakan pembangunan gedung kelas baru.

“Pembangunan sumber daya manusia anak-anak Papua merupakan investasi jangka panjang. Pemprov Papua Tengah akan merealisasikan pembangunan gedung sekolah dan fasilitas pendukung SSH agar anak-anak Intan Jaya dapat belajar di ruangan yang layak,” ujar Meki Nawipa di Sugapa.

Selain sektor pendidikan, Kunker Gubernur Papua Tengah di Intan Jaya menghasilkan sejumlah capaian pembangunan krusial:

  • Pengujian mesin pembangkit PLN Puncak Bilogai untuk persiapan peresmian program “Intan Jaya Terang” sebagai kado Natal akhir tahun 2026.
  • Perencanaan perluasan jaringan internet berbasis fiber optic untuk memperkuat operasional instansi pemerintah dan fasilitas rumah ibadah.
  • Peletakan batu pertama pembangunan Asrama Siswa di Yokatapa, penyerahan unit laptop bagi siswa dan guru pendamping, serta penyerahan 34 unit sepeda motor operasional untuk mendukung mobilitas perekonomian warga.
  • Penyerahan bantuan dana hibah pelayanan kesehatan sebesar Rp500 juta beserta alat penunjang medis untuk Puskesmas Bilogai dan RSU Intan Jaya.

Pemprov Papua Tengah memastikan seluruh program intervensi dasar ini dikawal secara berkelanjutan untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Intan Jaya.