Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

CERITA KORBAN KM VIRGO TERSELAMATKAN BERKAT TRIPLEK

BANJARMASIN, tabloidnusantara. Riyanda (30) duduk terdiam di Pelabuhan Trisakti, Minggu malam. Tubuhnya masih basah oleh trauma. Dari enam orang asal Cilacap yang berangkat bersama, hanya dirinya dan satu teman yang sampai di dermaga. Empat lainnya masih hilang ditelan Laut Jawa.

Kapal Virgo Transport 8 yang mereka tumpangi tenggelam pada Sabtu (12/9) sekitar pukul 23.30 WITA. Riyanda awalnya tertidur pulas. Ia terbangun karena suara panik penumpang dan getaran kapal yang sudah miring.

“Posisi kapal sudah miring, saya langsung mencebur ke laut dengan mengenakan baju pelampung di kapal,” katanya.

Melompat bukan perkara mudah. Tubuh Riyanda sempat menghantam lambung kapal hingga dahinya terluka. Di tengah gelap dan ombak, ia terombang-ambing hampir satu jam. Air laut berkali-kali masuk ke mulutnya, menghantam wajahnya.

Di detik-detik paling putus asa, ia menemukan selembar triplek yang mengapung. Benda tipis itu yang ia pegangi erat-erat agar tidak tenggelam.

“Setelah terjun dari kapal saya berpegangan tripleks,” ucapnya pelan.

Tak lama kemudian ia melihat sekoci milik Virgo yang berhamburan. Riyanda dan tiga orang lain berhasil naik ke dalamnya.

Harapan kembali muncul ketika kapal MV Haida melintas. Bersama 69 orang lainnya, mereka ditarik ke atas kapal penolong dan dibawa ke Banjarmasin.

Riyanda dan rombongannya berangkat dari Cilacap untuk bekerja di perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Selatan. Perjalanan yang biasa mereka tempuh, kali ini berubah menjadi mimpi buruk.

Hingga kini wajah empat rekannya masih menghantui. Satu sekoci, satu triplek, dan satu kapal penolong memisahkan hidup dan hilang.

Di dermaga Trisakti, Riyanda hanya bisa menunggu. Selamat, tapi belum utuh.