Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

MERESPONS KLAIM OPM ATAS KEBAKARAN DI PANIAI, POLDA PAPUA TENGAH PERKETAT PENGAMANAN DAN MINTA WARGA JAGA KONDUSIVITAS

PANIAI, tabloidnusantara. Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah bersama Satgas Operasi Kemanusiaan dan Pengamanan memprioritaskan peningkatan eskalasi pengamanan di wilayah Enarotali dan Madi, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Langkah tegas ini diambil menyusul beredarnya narasi dan siaran pers dari kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang mengklaim bertanggung jawab atas aksi kebakaran di Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, yang menewaskan 11 warga sipil serta menghanguskan puluhan rumah kios pada Senin (7/9) lalu.

Kepolisian menegaskan bahwa narasi yang mengklaim korban sipil termasuk di antaranya enam anak-anak sebagai agen intelijen merupakan bentuk manipulasi informasi untuk melegitimasi tindakan kejahatan dan tindak pidana kekerasan terhadap masyarakat umum.

Kabid Humas Polda Papua Tengah mengimbau seluruh lapisan masyarakat, baik warga lokal maupun pedagang dan pekerja di wilayah Paniai, untuk tidak terintimidasi oleh isu-isu provokatif yang bertujuan merusak situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Aparat kepolisian bersama TNI berkomitmen penuh memberikan jaminan keamanan dan perlindungan hukum bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Paniai. Kami mengimbau warga tetap tenang, mengutamakan kewaspadaan, serta tidak terprovokasi oleh penyebaran narasi ancaman di media sosial,” tegas perwakilan Bidang Humas Polda Papua Tengah dari Paniai.

Saat ini, Polres Paniai bersama Tim Inafis dan Satgas Gakkum terus mengumpulkan barang bukti serta memeriksa saksi-saksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kampung Bapouda guna mengusut tuntas aksi pembakaran tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Untuk menjamin kelancaran roda perekonomian dan pelayanan publik di wilayah Paniai, patroli berskala besar dari personel gabungan TNI-Polri kini disiagakan secara intensif di pusat-pusat aktivitas masyarakat, kawasan perintis, hingga area pemukiman warga.