Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
PERISTIWA

NIAT BERWUDHU, PRIA TERPELESET DAN TERBAWA ARUS DI SUNGAI CITARUM, DITEMUKAN MENINGGAL

CIANJUR, tabloidnusantara. Niat suci membersihkan diri jelang waktu salat berujung duka. Rifal Lurohman, pemuda berusia 18 tahun, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa setelah terseret arus deras Sungai Citarum di Kampung Bantar Caringin, Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, pada Rabu, 9 September 2026.

Peristiwa nahas tersebut bermula pada Selasa, 8 September 2026, petang. Sekitar pukul 18.00 WIB, korban diketahui berada di tepian sungai untuk mengambil air wudhu.

Nahas, pijakan yang licin membuat Rifal terpeleset. Tubuhnya seketika terhempas dan tersapu derasnya aliran Sungai Citarum yang tak kenal ampun.

“Pada pukul 08.00 WIB, kami menerima laporan dari masyarakat yang melihat keberadaan jenazah korban pada radius yang cukup jauh, yakni sekitar 9 kilometer dari titik awal ia terpeleset. Tim SAR Gabungan segera meluncur ke lokasi penemuan dan berhasil mengevakuasi jasad korban pada pukul 08.34 WIB,” ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Bandung, Ade Dian Permana.

Suasana duka menyelimuti saat jenazah Rifal dievakuasi. Tubuh pemuda malang tersebut kemudian langsung dibawa menuju Pesantren Assalaful Jadid Yayasan Albantari untuk disucikan dan diurus lebih lanjut oleh pihak keluarga maupun pesantren.

Seiring dengan ditemukannya korban, rangkaian Operasi SAR resmi ditutup melalui apel debriefing pada pukul 10.00 WIB. Seluruh personel gabungan yang bertugas pun dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Kantor SAR Bandung mengimbau agar warga senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan ekstra berhati-hati saat beraktivitas di sekitar bantaran sungai.

Terlebih lagi saat kondisi arus sedang deras, lingkungan sekitar sungai menyimpan potensi bahaya yang sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan nyawa.