Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
HANKAM

SENTUHAN HUMANIS KOOPS TNI HABEMA, PENTOLAN OPM ERISON MURIB IKRAR KEMBALI KE NKRI DI BEOGA

PUNCAK, tabloidnusantara. Anggota kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM), Erison Murib, secara resmi mengikrarkan diri kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam prosesi penyerahan diri di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Senin (7/9).

Keputusan tersebut diambil secara sukarela oleh Erison Murib yang mengaku merindukan kedamaian serta ingin kembali membina kehidupan normal bersama keluarga dan masyarakat di kampung halamannya.

Penerimaan penyerahan diri ini dipicu oleh pendekatan teritorial, persuasif, dan dialogis yang dibangun secara berkesinambungan oleh aparat TNI-Polri khususnya Komando Operasi (Koops) TNI Habema bersama para tokoh masyarakat lokal.

“Momentum ini menjadi awal lembaran baru bagi Erison Murib untuk kembali berkumpul bersama keluarga serta masyarakat. Keberhasilan pendekatan humanis ini membuktikan bahwa kepercayaan yang dibangun oleh aparat teritorial bersama tokoh masyarakat setempat mampu menyentuh hati mereka yang berada di hutan untuk kembali berdamai,” rilis resmi Kapen Koops TNI Habema dari Puncak.

Kembalinya Erison Murib menambah panjang catatan anggota OPM yang secara sukarela meletakkan senjata dan menyatakan setia kepada NKRI. Sepanjang semester pertama tahun 2026, tercatat sebanyak 59 anggota OPM di wilayah Papua Barat, Papua Selatan, hingga Papua Tengah telah kembali ke tengah masyarakat, termasuk Yujin Butiop dari kelompok pimpinan Marius Murib.

Pemerintah bersama TNI-Polri menjamin perlindungan keamanan serta hak-hak keilmuan sosial bagi para mantan anggota OPM untuk menjalani proses reintegrasi. Negara memastikan pintu terbuka lebar bagi setiap warga yang ingin berkontribusi aktif dalam pembangunan Papua yang damai, sejahtera, dan bermartabat.