Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
KRIMINAL

SEBELUM DITEMUKAN TINGGAL KERANGKA, KAKAK-BERADIK DIAKHIR HAYATNYA SEMPAT DIPERKOSA KEMUDIAN DIBUNUH

BANYUASIN , tabloidnusantara. Sunyinya sebuah rumah kosong di Banyuasin, Sumatera Selatan, menyimpan cerita kelam yang baru terkuak pekan ini. Di dalamnya ditemukan kerangka dua kakak adik, Reni dan Ayuhan. Kini kasus itu memasuki babak baru setelah polisi menangkap dua orang yang diduga menjadi pelakunya.

Satreskrim Polres Banyuasin mengamankan Rendi Saputra, 28 tahun, warga Kenten Laut, dan Andika, warga Talang Kelapa. Keduanya ditangkap pada Minggu, 6 September 2026, di dua lokasi berbeda. Jarak waktu antara penemuan jenazah dan penangkapan hanya sekitar tiga jam.

Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino menyebut hasil pemeriksaan awal mengarah pada tindak kekerasan seksual sebelum pembunuhan. “Dari hasil pemeriksaan awal, dua korban sebelum dibunuh pelaku terlebih dulu melakukan rudapaksa kepada kedua korban,” katanya.

Proses penangkapan berlangsung alot. Salah satu pelaku berusaha melawan saat petugas datang, sehingga anggota di lapangan terpaksa memberikan tindakan tegas.

Saat ini kedua pelaku masih ditahan dan diperiksa intensif. Penyidik fokus membongkar rangkaian kejadian mulai dari awal, motif, hingga bagaimana korban bisa berakhir dalam kondisi tinggal kerangka di rumah kosong tersebut.

Polisi menegaskan, pengungkapan ini belum selesai. Keterangan para pelaku masih didalami untuk memastikan tidak ada pihak lain yang terlibat dan untuk memberi kepastian hukum bagi keluarga korban.

Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan terhadap anak di Sumsel tahun ini, dan menjadi pengingat betapa rapuhnya rasa aman di ruang yang seharusnya paling privat, rumah.