Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
PEMERINTAH

WAPRES SERAHKAN SERTIFIKAT HUNTAP UNTUK KORBAN BANJIR BANDANG DI SIBOLGA

SIBOLGA, tabloidnusantara. Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyerahkan sertifikat hak milik hunian tetap kepada warga terdampak bencana di Kota Sibolga, Jumat (5/9/2026). Penyerahan dilakukan di kawasan hunian tetap Parombunan yang dibangun khusus bagi korban bencana hidrometeorologi akhir November 2025.

Gibran menegaskan langkah ini merupakan komitmen pemerintah agar masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak dan aman setelah kehilangan rumah akibat bencana.

“Penyerahan sertifikat ini menjadi bagian atas upaya pemerintah untuk memastikan warga terdampak bencana memiliki tempat tinggal yang layak dan aman,” ujar Gibran usai meninjau langsung kawasan huntap.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres dan Gubernur juga mengecek pembangunan hunian yang masih berlangsung. Di Parombunan, sebanyak 40 unit rumah telah rampung dan kini sudah dihuni warga. Sementara unit lainnya di Kota Sibolga yang dijuluki Kota Ikan karena kekayaan hasil lautnya masih dalam tahap pengerjaan.

Kehadiran Gibran disambut antusias warga. Mereka berebut menyapa dan menyampaikan harapan langsung kepada orang nomor dua di Indonesia itu. Wapres bersama Bobby menyempatkan diri berbincang dengan penghuni huntap untuk mendengar kondisi mereka setelah menempati rumah baru.

Merlina, salah satu warga Parombunan, menceritakan rumahnya dulu hancur total diterjang banjir bandang tahun lalu. Setelah bencana, ia bersama keluarga terpaksa mengontrak agar bisa bertahan. Kini ia bisa kembali menetap dengan tenang di rumah permanen hasil kolaborasi pemerintah dan Yayasan Buddha Tzu Chi.

“Perasaan senang karena kami punya rumah yang bisa ditempati untuk selamanya. Biarpun kami mengharapkan yang sebelumnya bagaimananya, tapi kami bersyukur sudah ada tempat teduh dari yang sesudah bencana,” kata Merlina dengan mata berkaca-kaca.

Hal senada disampaikan Aina, warga lain yang juga menerima kunci dan sertifikat huntap. Baginya, memiliki rumah permanen adalah awal baru setelah semua harta habis tersapu banjir.

“Alhamdulillah sudah ada tempat tinggal, sebelumnya rumah kami hancur karena banjir,” ucapnya singkat.

Bobby Nasution memastikan Pemprov Sumut akan terus mengawal percepatan pembangunan hunian tetap di seluruh wilayah terdampak. Ia menyebut sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga sosial menjadi kunci agar proses relokasi korban bencana tidak berlarut-larut.

Pemerintah menargetkan seluruh warga terdampak di Sibolga dan sekitarnya dapat segera menempati hunian tetap sebelum memasuki musim hujan berikutnya, sehingga tidak ada lagi keluarga yang harus tinggal di hunian darurat.