Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
HEADLINE

KERANGKA DI PINGGIR TOL JANGLI DIDUGA BERKAITAN DENGAN JEJAK KASUS ORANG HILANG SETAHUN LALU

SEMARANG, tabloidnusantara. Penemuan kerangka manusia di lahan kosong pinggir Jalan Tol Jangli, Kota Semarang, membuka kembali kasus hilangnya Mozza Axillia Gunarsa, 18 tahun, yang dilaporkan menghilang sekitar setahun lalu.

Kerangka itu ditemukan Jumat 4 September 2026 sekitar pukul 11.00 WIB. Kapolsek Tembalang Kompol Kristiyastuti Handayani membenarkan adanya penemuan tersebut. Ia menyebut jajarannya hanya mendampingi proses evakuasi, sementara penyelidikan penuh kini ditangani Polres Semarang.

Yang membuat kasus ini berbeda, penemuan bukan terjadi secara kebetulan. Menurut Kristiyastuti, lokasi pembuangan sudah diketahui kepolisian setelah ada keterangan dari seseorang yang disebut sebagai teman laki-laki korban. Orang itu yang kemudian menunjukkan titik di pinggiran tol Jangli tempat jasad dibuang.

“Jadi setahun yang lalu ada laporan kehilangan anak di Polres Ungaran. Terus mungkin baru ini ketemu teman lelakinya kalau tidak salah. Teman lelakinya terus menunjukkan tempat itu kalau mayatnya dibuang di pinggir jalan tol Jangli,” ujarnya.

Lokasi penemuan berada jauh dari permukiman warga dan tertutup ilalang. Kondisi itu diduga menjadi alasan mengapa kerangka baru ditemukan setelah hampir setahun.

Saat ini kerangka sudah dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk proses identifikasi. Kasatreskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana mengatakan timnya sedang melakukan rekonstruksi rangka di rumah sakit tersebut.

Namun ia belum bisa memastikan apakah kerangka itu adalah Mozza. Kepastian identitas masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dari RS Bhayangkara.

Polisi juga telah mengamankan seorang laki-laki yang diduga terkait dengan kasus ini. Kapolres Semarang AKBP Dwi Purnomo mengonfirmasi penahanan tersebut dan menyebut gelar perkara akan dilakukan setelah hasil rekonstruksi kerangka keluar.

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa pun sudah diundang ke RS Bhayangkara Semarang untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Persoalan kewenangan penanganan masih menjadi pembahasan internal. Dwi menyebut lokasi penemuan berada di wilayah hukum Polrestabes Semarang, sehingga belum dipastikan apakah kasus akan ditangani Polres Semarang atau Polrestabes Semarang.

Hingga kini penyidik masih menunggu hasil uji laboratorium dan pencocokan data antemortem untuk memastikan identitas kerangka. Jika terbukti milik Mozza, maka keterangan dari orang yang diamankan itu akan menjadi kunci untuk mengungkap motif dan kronologi hilangnya remaja 18 tahun itu setahun lalu.