Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
EKONOMI

SAMBUNG AKSES PERTANIAN KURIK, PEMBANGUNAN JEMBATAN ARAMCO KARYA BAKTI TNI AD CAPAI 95 PERSEN

MERAUKE, tabloidnusantara. Program Karya Bakti Skala Besar TNI Angkatan Darat Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 1707/Merauke memasuki tahap akhir. Pembangunan infrastruktur vital berupa satu unit jembatan tipe aramco yang menghubungkan Kampung Harapan Makmur dengan Kampung Winjaya di Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, kini progres fisiknya telah mencapai 95 persen.

Dandim 1707/Merauke, Letkol Inf Bayu Prabowo, S.I.P., menjelaskan bahwa pengerjaan jembatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat untuk membantu mengatasi kesulitan aksesibilitas warga di kawasan sentra produksi pangan.

“Sebelum jembatan ini dibangun, warga dan para petani harus memutar hingga berkilometer-kilometer setiap kali musim hujan tiba karena jalur lama tidak dapat dilalui kendaraan sama sekali. Pembangunan jembatan aramco ini merupakan solusi konkret yang sudah lama dinantikan masyarakat,” ujar Letkol Inf Bayu Prabowo di Merauke.

Kurik merupakan salah satu kawasan lumbung pangan di Kabupaten Merauke. Kehadiran jembatan penyeberangan baru ini diproyeksikan akan memperlancar distribusi hasil panen, menekan biaya angkut logistik pertanian, serta mempermudah mobilitas harian warga antarkampung.

Proses pembangunan yang dilakukan secara gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat setempat kini tinggal menyisahkan tahap finishing.

Kodim 1707/Merauke berkomitmen untuk terus mengawal perampungan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah terisolasi guna mendukung percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Papua Selatan.