Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
PERTANIAN

ISU LIMBAH B3 DI CIKANDE HEBOH, POLDA BANTEN TERJUN INVESTIGASI

SERANG, tabloidnusantara. Isu penemuan limbah bahan berbahaya dan beracun di tengah persawahan warga Cikande langsung direspons Polda Banten.

Tim khusus diterjunkan ke Kampung Bayur, Desa Nambo Udik, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, untuk memastikan tidak ada ancaman bagi lingkungan maupun kesehatan masyarakat.

Sebanyak 25 personel Unit Kimia, Biologi, dan Radioaktif Brimob dikerahkan. Mereka menyisir tiga titik lahan sawah dengan luas bervariasi dan membawa peralatan deteksi khusus. Pemeriksaan dilakukan menyeluruh, mulai dari pengukuran radiasi di udara hingga pengambilan sampel material yang diduga limbah B3.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Hutapea mengatakan hasil deteksi awal menunjukkan kondisi yang terkendali. Radiasi latar belakang di lokasi tercatat normal, dan tidak ditemukan paparan bahan radioaktif yang melewati ambang batas. Kualitas udara juga dinyatakan aman.

Pemeriksaan terhadap sejumlah parameter gas seperti oksigen, sulfur dioksida, dan hidrogen sulfida menunjukkan kadar yang wajar, dengan oksigen berada di angka dua puluh koma sembilan persen volume.

Temuan yang sempat membuat warga bertanya-tanya adalah adanya kandungan kalium-40 pada beberapa sampel.

Namun menurut Maruli, hal itu belum bisa langsung disimpulkan sebagai pencemaran radioaktif. Kalium-40 memang unsur yang secara alami bisa muncul dan untuk memastikannya diperlukan uji laboratorium lanjutan.

“Beberapa sampel terdeteksi mengandung kalium-40. Namun untuk memastikan kandungan dan karakteristik material tersebut, sampel masih dilakukan identifikasi.

Karena itu kami mengimbau masyarakat tidak berspekulasi dan menunggu hasil pemeriksaan secara menyeluruh,” ujar Maruli kepada wartawan pada Rabu, 2 September.

Dari lokasi, petugas telah mengamankan dua belas sampel untuk diuji lebih lanjut di laboratorium. Proses identifikasi ini akan menentukan langkah berikutnya. Jika hasilnya menunjukkan potensi bahaya, Polda Banten menyatakan akan berkoordinasi dengan instansi terkait sesuai prosedur.

Maruli menekankan pesan utama saat ini adalah ketenangan. Polisi tidak ingin keresahan berkembang hanya karena informasi yang belum utuh. Ia juga mengajak warga untuk aktif melapor apabila menemukan aktivitas atau material lain yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

Sebelumnya laporan warga soal adanya tumpukan limbah di area persawahan membuat aparat bergerak cepat. Dengan hasil sementara yang menunjukkan udara aman dan tidak ada radiasi berlebih, perhatian kini tertuju pada hasil uji laboratorium terhadap sampel yang sudah diambil. Polda Banten berjanji akan menyampaikan perkembangan secara terbuka begitu data valid sudah didapat.