Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

KONVOI PEKERJA KARYAWAN PT. FREEPORT DITEMBAKI DI MILE 60 MIMIKA, TIGA KENDARAAN KENA PELURU

MIMIKA, tabloidnusantara. Situasi keamanan di jalur operasional PT Freeport Indonesia kembali menjadi perhatian. Konvoi kendaraan karyawan yang bergerak dari kawasan Highland Mile 68 menuju Lowland ditembaki orang tak dikenal (OTK) di sekitar Mile 60, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 08.05 WIT.

Dua bus karyawan dan satu mobil box cargo dilaporkan terkena tembakan. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut.

Kapolres Mimika AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak membenarkan kejadian tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku.

“Pelaku belum diketahui siapa, masih lidik. Jadi tidak bisa dibilang siapa pelakunya,” kata Alfredo.

Pasca-penembakan, aspek keselamatan menjadi prioritas. Lima bus yang berada di belakang rombongan ditarik kembali ke kawasan Highland untuk menghindari risiko lanjutan.

Mobil kargo dan dua bus karyawan PT Freeport Indonesia ditembak di Mimika. (Dokumentasi Karyawan PTFI)

Sementara tiga kendaraan di bagian depan, termasuk dua bus dan satu mobil cargo yang terkena tembakan, tetap melanjutkan perjalanan hingga Lowland sebelum kemudian diamankan dan diarahkan menuju Mile 32.

“Tidak ada korban jiwa, konvoi bus karyawan yang bergerak dari 68 menuju Lowland ditembak di mile 60 sekitar pukul 08.05 WIT. Yang terkena tembak 2 bus dan 1 mobil box cargo barang penumpang karyawan yang akan naik pesawat. 5 bus di belakang akhirnya ditarik kembali ke Highland, dan 3 kendaraan di depan yang kena tembak terus meloloskan diri dan melaju sampai Lowland dan sekarang diamankan menuju mile 32,” jelas Alredo.

Polisi kini mendalami lokasi kejadian, arah tembakan, serta rangkaian peristiwa untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab.

Insiden ini kembali menyoroti kerawanan keamanan di jalur operasional Mimika, khususnya terhadap kendaraan yang membawa pekerja. Pengamanan dan penyelidikan menjadi langkah penting untuk memastikan aktivitas transportasi karyawan dapat berlangsung tanpa mengorbankan keselamatan pekerja.