Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BENCANA ALAM

KEMENHAN PERKUAT RESPONS KEBAKARAN DI PAPUA PEGUNUNGAN, DUA MOBIL DAMKAR DIKIRIM KE JAYAWIJAYA

WAMENA, tabloidnusantara. Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana kebakaran di Papua Pegunungan dengan memberikan dukungan dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) untuk wilayah Kabupaten Jayawijaya.

Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Ilham Datu Ramang mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan respons terhadap kondisi darurat, khususnya kebakaran yang terjadi di wilayah Jayawijaya dan sekitarnya.

“Kami telah menyambut kedatangan bantuan dua unit mobil damkar dari Mabes TNI AD untuk membantu penanganan masalah kebakaran di wilayah Papua Pegunungan, khususnya Jayawijaya,” kata Ilham dalam keterangan tertulis di Wamena, Selasa.

Menurut Ilham, tambahan armada tersebut menjadi dukungan penting bagi kesiapsiagaan personel di lapangan. Kendaraan pemadam tidak hanya diproyeksikan untuk mendukung tugas TNI, tetapi juga dapat dimanfaatkan dalam membantu masyarakat ketika terjadi musibah kebakaran.

“Kehadiran kendaraan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar, tidak hanya untuk mendukung pelaksanaan tugas TNI tetapi juga untuk membantu masyarakat apabila terjadi musibah kebakaran,” ujarnya.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program pengadaan maupun dukungan yang melibatkan Kemenhan RI dan pimpinan TNI, termasuk Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).

Ilham menilai keberadaan armada tambahan dapat mempercepat mobilisasi ketika terjadi kebakaran, terutama di wilayah yang membutuhkan penanganan cepat.

“Dengan adanya tambahan dua unit mobil damkar tersebut diharapkan respons terhadap kejadian kebakaran di wilayah Jayawijaya, Papua Pegunungan dapat dilakukan dengan lebih cepat, efektif dan terkoordinasi,” katanya.

Dukungan ini sekaligus menegaskan pentingnya kesiapan sarana penanggulangan kebakaran di Papua Pegunungan. Dengan kondisi geografis dan tantangan akses di wilayah pegunungan, kecepatan respons menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah kebakaran meluas dan meminimalkan kerugian masyarakat.

TNI menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait dalam penanganan keadaan darurat serta memberikan bantuan sesuai kemampuan yang dimiliki.