TIMIKA, tabloidnusantara. Dua siswa kelas XII SMK Negeri 1 Kuala Kencana ditemukan meninggal dunia di sebuah bengkel di kawasan SP3, Jalan Masuk Kompi B, Minggu (30/8/2026) pagi. Keduanya diketahui tengah menjalani praktik kerja lapangan (PKL) di bengkel tersebut.
Kedua korban masing-masing Tardius Kogoya dan Nomison Genongga, siswa kelas XII TKR B jurusan Otomotif. Kepala SMK Negeri 1 Kuala Kencana, Selsius Aron, membenarkan bahwa kedua korban merupakan siswanya.
Menurut Selsius, keduanya menjalani PKL di Bengkel Mobil Sendang Jaya sejak 1 Juli 2026. Karena pihak bengkel menyediakan tempat tinggal, kedua siswa tersebut diketahui bermalam di lokasi.
“Mereka sedang praktik dan tinggal di bengkel itu karena disediakan kamar untuk tidur di situ, jadi bermalam dan tidak pulang rumah,” ujar Selsius, Minggu (30/8).

Pihak sekolah menerima informasi mengenai kejadian tersebut melalui grup internal sekolah yang disampaikan oleh wakil kelas.
Sementara itu, informasi awal di lokasi menyebut kedua korban ditemukan dengan luka serius pada bagian leher yang diduga akibat benda tajam. Namun, detail mengenai jenis luka, penyebab kematian, serta rangkaian kejadian masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.
Kapolsek Kuala Kencana AKP Djemi Reinhard membenarkan adanya kejadian tersebut dan memastikan perkara telah ditangani.
“Sudah kami tangani,” kata Djemi.
Hingga kini, motif, kronologi lengkap, serta pihak yang bertanggung jawab atas kematian kedua siswa tersebut belum terungkap. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan apa yang terjadi di dalam bengkel hingga menyebabkan kedua korban kehilangan nyawa.
Kasus ini menjadi perhatian serius karena korban merupakan pelajar yang sedang menjalani PKL sekaligus tinggal di lokasi praktik. Pengungkapan kasus secara menyeluruh diperlukan untuk memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban sekaligus memastikan aspek keamanan tempat tinggal dan pelaksanaan PKL bagi pelajar menjadi perhatian ke depan.
