Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
HANKAM

LINDUNGI WARGA JILA DARI ANCAMAN KELOMPOK BERSENJATA, TNI-POLRI DAN TOKOH MASYARAKAT PERKUAT SINERGI OPERASIONAL

MIMIKA, tabloidnusantara. Aparat keamanan gabungan TNI-Polri bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika dan para tokoh masyarakat memperketat koordinasi penanganan keamanan di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Sinergi ini diperkuat untuk merespons dugaan penyanderaan warga sipil serta memastikan situasi wilayah tetap kondusif.

Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, mengonfirmasi bahwa jajarannya telah menerima informasi terkait aksi penyanderaan tersebut dan kini tengah melakukan pengumpulan data intelijen secara intensif.

“Informasi tersebut sudah kami terima. Saat ini tim di lapangan terus melakukan pengumpulan data dan verifikasi guna menentukan langkah pencarian yang tepat dan terukur,” ujar Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang di Jayapura.

Sebagai bagian dari penanganan terpadu, Komandan Korem 173/PVB telah diterjunkan langsung ke Mimika untuk mendampingi pihak keluarga korban sekaligus berkoordinasi dengan Pemkab Mimika. Di saat yang sama, Satgas Damai Cartenz 2026 juga telah mengerahkan personel menuju Distrik Jila untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta menyelidiki identitas kelompok bersenjata yang bertanggung jawab.

Kepala Satgas Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, mengonfirmasi pergerakan tim gabungan tersebut ke lokasi kejadian.

“Hari ini kami menerjunkan anggota ke Distrik Jila. Mengenai kelompok yang terlibat, saat ini masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh tim di lapangan,” tegas Irjen Pol. Faizal Ramadhani.

Meskipun tantangan geografis wilayah pegunungan Jila cukup berat, aparat keamanan memastikan seluruh dukungan operasional telah disiapkan agar proses pencarian berjalan optimal dengan tetap mengutamakan keselamatan warga sipil.

Upaya penanganan cepat ini turut mendapat dukungan dari tingkat pusat. Anggota Komisi XIII DPR RI, Mafirion, bersama Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPN PERMAHI, Moh. Sahrul Lakoro, mendesak agar seluruh tindakan penyelamatan dilakukan secara presisi, cepat, dan berorientasi penuh pada keselamatan warga.

Sinergi antara TNI, Polri, pemda, serta tokoh masyarakat adat ini diharapkan dapat segera memulihkan kondisi keamanan di Distrik Jila, sehingga masyarakat setempat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan tenang.