JAKARTA, tabloidnusantara. Kepanikan pecah di Jalan Nurisan, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (23/8) dini hari. Sebuah rumah yang dihuni satu keluarga tiba-tiba ambruk dan menimbun seorang ibu hamil bersama dua anaknya di dalam kamar.
Detik-detik sebelum kejadian, material berupa kusen penyangga atap lebih dulu runtuh menghantam plafon. Beban berat itu kemudian jebol ke bawah dan menimpa tepat di ruangan tempat ketiga korban beristirahat.
“Proses evakuasi berlangsung penuh kehati-hatian, terlebih salah satu korban merupakan ibu yang sedang mengandung. Satu per satu korban kemudian berhasil dikeluarkan dari reruntuhan dalam keadaan selamat,” kata Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Sudrajat.
Tim Gulkarmat Jakarta Selatan yang tiba beberapa menit setelah laporan masuk langsung menyisir bagian belakang rumah yang paling parah rusak. Dengan alat manual dan pengawasan ketat, petugas mengevakuasi korban yang terjebak di balik tumpukan kayu, genteng, dan beton.
Ketiganya langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan lanjutan. Hingga berita ini ditulis, kondisi korban dinyatakan selamat dan masih dalam penanganan medis.
Runtuhan tidak hanya menimpa penghuni. Material bangunan juga menghantam satu unit mobil yang terparkir di garasi hingga ringsek. Suara gemuruh keras membangunkan warga sekitar. Dalam hitungan menit, puluhan warga berdatangan, membantu menerangi lokasi sekaligus menyaksikan proses penyelamatan.
Penyebab pasti ambruknya rumah belum diketahui. Dugaan awal mengarah pada struktur penyangga atap yang sudah rapuh.
Polsek Kebayoran Lama kini turun tangan. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan untuk mengurai kronologi. Garis polisi dipasang mengelilingi bangunan untuk mencegah warga mendekat karena struktur rumah masih rawan susulan.
Peristiwa ini jadi pengingat keras soal keamanan rumah tinggal di permukiman padat. Di tengah malam yang seharusnya tenang, respons cepat petugas menjadi pembeda antara tragedi dan harapan. Tiga nyawa, termasuk janin dalam kandungan, berhasil ditarik hidup-hidup dari reruntuhan.
Polisi menyatakan penyelidikan masih berjalan untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian konstruksi atau faktor lain di balik robohnya rumah tersebut.
