JAKARTA, tabloidnusantara. Bundaran HI semalam berubah jadi panggung rakyat. Tepat pukul 19.23 WIB, Senin 17 Agustus 2026, ribuan warga kompak berdiri, sikap sempurna, dan menyanyikan _Indonesia Raya_ untuk peringati HUT ke-81 RI.
Sebelum khidmat, acaranya cair dulu, kuis berhadiah. Dari setrika, kipas angin, sampai kompor dan ponsel. Hasilnya? Tiga ibu-ibu pulang dengan senyum dan hadiah.
Malam kemerdekaan di Bundaran HI tahun ini beda.
Tak hanya upacara dan konvoi, panitia mengemasnya dengan pesta rakyat. Ada kuis interaktif, hiburan public figure, dan puncak acara menyanyikan lagu kebangsaan bersama.
Pantauan di lokasi, warga dan aparat yang bertugas kompak berdiri saat _Indonesia Raya_ berkumandang. Banyak yang mengabadikan momen itu lewat ponsel. Suasananya khidmat, tapi tetap meriah.
Sebelum lagu dinyanyikan, tawa pecah lebih dulu. Kuis berhadiah jadi magnet.
”Rezeki Ibu-ibu, Dikasih Sabun Aja Seneng”katanya.
Tiga pemenang kuis malam itu jadi sorotan.
Ada Inka, 56 tahun warga Pondok Kelapa, Jaktim. Nenny, 54 tahun dari Jatiwaringin, Bekasi. Dan Pemi, 34 tahun* dari Pasar Rebo, Jaktim.
Mereka awalnya cuma “iseng gabung”.
”Dari tahun lalu juga ke sini. Mau seru-seruan aja. Sengaja pilih sore ke malam biar nggak panas,” kata Nenny sambil tertawa.
”Temen ngajakin, ‘yuk ke Bundaran HI’, ‘oke capcus’. Eh rezeki dapat ini,” timpal Inka.
”Sengaja pengen main tapi entah ke mana. Tiba-tiba pengen ke sini,” ujar Pemi.
Hadiah yang mereka bawa? Kompor. Dan reaksinya bikin ngak sekaligus haru.
”Happy. Ibu-ibu tuh nggak usah kompor, dapat sabun aja senang. Ibarat dikasih sabun colek aja seneng,” kata Nenny.
”Dan ini hadiahnya bukan buat aku, tapi buat ibu aku,” kata Pemi sambil nunjuk kompor bungkusannya.
Momen itu menunjukkan satu hal: kemerdekaan itu sederhana. Bisa dirayakan sambil ketawa, nyanyi bareng, dan pulang bawa kompor baru buat di rumah.
Acara di Bundaran HI memang sengaja dibuat untuk semua kalangan. Setelah kuis, panggung dilanjutkan hiburan dari public figure.
Warga datang bukan cuma dari Jakarta. Ada yang dari Bekasi, Depok, Tangerang. Tujuannya sama: menghindari panas siang, dan menikmati malam kemerdekaan bersama.
Dari sikap sempurna saat _Indonesia Raya_ sampai sorak-sorai saat nama pemenang kuis disebut, Bundaran HI malam itu membuktikan semangat 17-an masih hidup di tengah kota.
