Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

BENDERA 81 METER DAN LOMBA MERIAHKAN HUT RI KE-81 DI PEDALAMAN KOBAKMA

MAMBERAMO TENGAH, tabloidnusantara. Gemuruh semangat kemerdekaan menggema hingga ke pelosok pegunungan. Distrik Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah, Provinsi Papua Pegunungan, berubah menjadi lautan merah putih saat merayakan HUT RI ke-81 pada 13-14 Agustus 2026.

Pesta rakyat dua hari yang diprakarsai Gereja GIDI Bethel Kobakma ini bukan sekadar seremonial. Di balik kemeriahannya, terselip pesan kuat tentang persatuan di wilayah 3T. Acara berlangsung aman, tertib, dan disambut antusias seluruh lapisan masyarakat.

Keceriaan Anak-anak mendapatkan hadiah usia lomba HUT RI.

Gotong Royong Lintas Unsur Jadi Kunci Sukses

Kesuksesan acara ini tak lepas dari kolaborasi solid. Gereja, pemerintah daerah, BIN Mamberamo Tengah, Kapolres, hingga Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 645/Gty Pos Kobakma bahu-membahu menyukseskan rangkaian kegiatan.

“Kebersamaan antara gereja, masyarakat, dan aparat ini merupakan fondasi utama kedamaian di Mamberamo Tengah,” tegas Danki Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Pos Kobakma di sela acara.

Hadir pula unsur pimpinan daerah dan perwakilan pemerintah pusat yang ikut larut dalam sukacita warga.

Dari Balap Karung Hingga Cerdas Cermat Kebangsaan

Kemeriahan dimulai Kamis, 13 Agustus 2026. Lapangan Kobakma penuh tawa saat warga mengikuti lomba khas 17-an: balap karung, makan kerupuk, hingga tarik tambang.

Lomba Balap Karung anak-anak.

Tak hanya hiburan, panitia juga menyelipkan nilai edukasi. Lomba cerdas cermat bertema wawasan kebangsaan digelar untuk menanamkan semangat cinta tanah air kepada generasi muda Kobakma.

“Anak-anak kami jadi lebih semangat belajar sejarah. Sambil main, sambil tahu arti kemerdekaan,” ujar salah satu warga.

Puncak Acara: Bendera 81 Meter

Puncak perayaan terjadi Jumat, 14 Agustus 2026. Ratusan warga, TNI, Polri, dan tokoh agama bergotong royong membentangkan Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter. Angka 81 sengaja dipilih sebagai simbol usia kemerdekaan RI.

Usai pengibaran, tradisi bakar batu khas Papua digelar. Asap mengepul, aroma makanan tradisional menguar, menjadi simbol kebersamaan dan syukur masyarakat atas kemerdekaan.

Acara ditutup secara khidmat dengan doa bersama dan ramah tamah. Hingga kegiatan selesai, situasi keamanan di Kobakma tetap kondusif.

Perayaan HUT RI di Kobakma menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tak mengenal batas geografis. Di tengah pegunungan Papua, merah putih tetap berkibar, mempersatukan.