Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

PRESIDEN TEGUR TNI DAN POLRI TERKAIT TAMBANG TIMAH ILEGAL DI BANGKA BELITUNG

JAKARTA, tabloidnusantara. Presiden Prabowo Subianto melontarkan teguran keras terkait keberadaan tambang timah ilegal di Bangka Belitung.

Dalam pidato pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026), Prabowo mengungkap bahwa pemerintah telah menutup sekitar 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung pada akhir tahun lalu.

Jumlah tersebut membuat Prabowo mempertanyakan bagaimana aktivitas tambang ilegal dalam skala besar bisa berlangsung tanpa diketahui aparat di wilayah tersebut.

Prabowo bahkan secara langsung meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut persoalan tersebut.

“Kapolri dan Panglima TNI ya, usut. Untuk apa negara kasih pangkat, kasih jabatan kepada mereka kalau nggak bisa tertibkan ini?”

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo di hadapan para anggota MPR, DPR, dan DPD RI.

Presiden menilai aktivitas ilegal dalam jumlah sebesar itu semestinya tidak luput dari pengawasan aparat. la pun meminta persoalan tersebut ditelusuri secara serius.

“Masa 1.000 tambang pejabat TNI dan pejabat Polri nggak tahu?” demikian inti teguran Prabowo dalam pidatonya.

Prabowo juga menekankan bahwa seorang pemimpin harus berani menertibkan anak buahnya apabila ditemukan pelanggaran.

Menurutnya, jabatan dan pangkat yang diberikan negara harus diikuti dengan tanggung jawab untuk memastikan wilayah yang menjadi kewenangan aparat tetap tertib dan bebas dari aktivitas ilegal.