Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
HANKAM

TNI-POLRI TEBALKAN PENGAMANAN DI PAPUA PEGUNUNGAN DAN TENGAH JELANG HUT KE-81 RI, PANGDAM: INI KEWAJIBAN NEGARA

JAYAPURA, tabloidnusantara. Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang menegaskan TNI bersama Polri siap mengamankan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di seluruh wilayah Papua. Sejumlah titik di Provinsi Papua Pegunungan dan Papua Tengah akan mendapat “penebalan” kekuatan personel.

‎”Ini memang satu kewajiban dari kami untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga untuk melakukan rangkaian kegiatan menyambut 17 Agustus maupun upacara puncak,” tegas Febriel usai Sertijab Danyon 751/VJS di Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu, 12 Agustus 2026.

‎Menjelang puncak peringatan 17 Agustus, jajaran TNI-Polri di Papua meningkatkan kesiapsiagaan. Pangdam XVII/Cenderawasih menyebut pengamanan dilakukan secara menyeluruh di wilayah tanggung jawab Kodam yang mencakup 3 provinsi: Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah.

‎Menurut Febriel, penebalan pasukan difokuskan pada daerah-daerah yang beberapa hari terakhir menunjukkan “dinamika di lapangan”. Namun ia enggan merinci lokasi spesifik demi keamanan operasi.

‎”Kami sudah berkoordinasi dengan Koops TNI yang ada untuk mengatur dan menyusun bagaimana menggelar kekuatan pengamanan pasukan, khususnya di beberapa daerah atau kabupaten yang beberapa hari terakhir ini ada sedikit dinamika di lapangan,” ucap Febriel.

‎”Kami sudah memetakan beberapa daerah yang menjadi concern menjadi atensi, di mana kita juga di situ melakukan penebalan atau penambahan kekuatan personel TNI yang melakukan pengamanan,” jelasnya.

‎Koordinasi juga dilakukan dengan Pangkoops TNI di Timika agar kekuatan operasi dapat mendukung pengamanan di wilayah yang membutuhkan perhatian khusus.

‎Bantah Ada Ancaman Khusus dari OPM

‎Menanggapi isu adanya ancaman dari kelompok bersenjata, Pangdam menegaskan pengamanan HUT RI merupakan tugas rutin negara, bukan karena ancaman tertentu.

‎”Jadi tidak kaitannya dengan siapa yang mau melakukan ancaman dan sebagainya. Ini memang satu kewajiban dari kami untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga,” tegasnya.

‎Ia berharap masyarakat di daerah yang menjadi atensi pengamanan dapat merayakan kemerdekaan dengan tenang.

Imbau Masyarakat Waspada Hoaks

‎Selain soal pengamanan fisik, Mayjen Febriel juga menyoroti derasnya informasi di media sosial menjelang 17-an. Ia mengimbau warga Papua tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya.

‎”Saya berpesan pada seluruh warga Jayapura, mari sama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Jangan mudah terpengaruh dengan isu ataupun informasi yang sumbernya belum bisa kita yakini, yang berseliweran di media sosial,” tegasnya.

‎Pangdam juga mengajak insan pers untuk ikut menjaga suasana tetap sejuk. Ia menilai pemberitaan media sangat berpengaruh, termasuk bagi warga di pedalaman yang akses literasinya masih terbatas.

‎”Kalau beritanya menyejukkan, sampai ke atas itu menyejukkan. Mereka mungkin secara literasi masih perlu banyak pengetahuan, sehingga apa pun yang mereka baca di HP, mereka pikir sudah seperti itu situasinya,” katanya.

‎Dengan penebalan personel dan koordinasi lintas komando, TNI-Polri menargetkan seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI di Papua berjalan aman, lancar, dan khidmat. Pangdam berharap sinergi aparat, masyarakat, dan media dapat menjaga Papua tetap kondusif.