MAKASSAR, tabloidnusantara. Gedung Mal Nipah milik Kalla Group di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, terbakar pada Minggu malam, (9/8).
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar, Fadli Wellang, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 21.48 WITA. Petugas kemudian tiba di lokasi sekitar 10 menit setelah menerima informasi.
“Segera dilakukan pemadaman, kurang lebih 15 sampai 20 menit api kemudian bisa dikuasai,” kata Fadli.
Sebanyak sekitar 30 armada Damkarmat dikerahkan untuk melakukan pemadaman. Kebakaran terjadi di dua titik, masing-masing di lantai tiga dan lantai empat.
Di lantai tiga, api membakar area penampungan barang Hero, sementara di lantai empat kebakaran terjadi di area wahana permainan Timezone.
Fadli memastikan api tidak sampai merambat ke bagian dalam mal karena terdapat pembatas tembok. Api hanya mengenai bagian teras dan area penampungan barang.
“Tidak sampai karena ada batas tembok sebelum masuk ke area dalam mal. Jadi hanya teras-teras gudang yang terkena api,” jelasnya.
Barang yang terdampak berupa berbagai jenis barang, termasuk pakaian dan barang yang berada di area penampungan serta aktivitas toko.
Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, dua orang sempat mendapat perawatan. Salah seorang pengunjung dilaporkan pingsan karena kaget, sementara seorang karyawan mengalami sesak napas akibat asap tebal.
“Tidak ada korban. Sementara ada dua orang yang dibawa untuk dirawat dan masih diobati,” ujarnya.
Terkait penyebab kebakaran, Fadli mengatakan dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik pada lampu neon box reklame. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
“Dugaan sementara itu korsleting listrik, korsleting lampu di neon box reklame. Informasinya seperti itu, tetapi perlu penyelidikan lagi,” katanya.
Saat kebakaran terjadi, aktivitas Mal Nipah masih berlangsung karena belum memasuki pukul 22.00 WITA. Sejumlah pengunjung masih berada di dalam mal dan aktivitas kemudian dilanjutkan hingga waktu penutupan.
Petugas Damkarmat memastikan api telah berhasil dikuasai dan tidak merambat ke bagian utama gedung.
Hingga sekitar pukul 23.00 WITA, sejumlah petugas Damkarmat bersama kepolisian masih berjaga di lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman dan mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.
