Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
PERISTIWA

IDENTITAS WARGA YANG TERTEMBAK SAAT ACARA FESTIVAL BUDAYA LEMBAH BELIEM

WAMENA, tabloidnusantara. Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito mengungkapkan identitas dua korban penembakan terhadap warga sipil di pintu masuk utama lokasi Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Sabtu (8/8) sekitar pukul 12.45 WIT.

Kedua warga tersebut menjadi korban penembakan saat hendak memasuki area Festival Budaya Lembah Baliem.

Berdasarkan laporan awal, aksi penembakan diduga dilakukan oleh orang tidak dikenal (OTK) yang kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian.

Dua warga yang menjadi korban yakni Laode Muhammad Kojo (43), warga Jalan Hom-Hom, Wamena, yang mengalami luka diduga akibat tembakan pada bagian lutut kanan.

Berikutnya adalah Salbiah (50), warga Jalan Hom-Hom, Wamena, mengalami luka yang diduga akibat tembakan pada bagian paha kanan dan punggung tangan kanan.

Pasca peristiwa, kedua korban langsung dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di ruang tindakan Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Wamena.

“Berdasarkan laporan awal, kedua korban dalam kondisi sadar dan masih mendapatkan penanganan medis,” kata Cahyo, Sabtu (8/8).

Ia mengatakan, aparat gabungan TNI-Polri telah mengambil langkah cepat dengan melakukan penanganan di lokasi serta mengejar pelaku.

“Kami membenarkan adanya kejadian penembakan terhadap dua warga sipil di pintu masuk Festival Budaya Lembah Baliem. Kedua korban telah mendapatkan penanganan medis dan berdasarkan laporan awal dalam kondisi sadar,” ungkapnya.

Cahyo menjelaskan, personel Polres Jayawijaya bersama personel Brimob yang berada di Wamena saat ini masih melakukan pengejaran dan penyisiran untuk mencari pelaku.

“Saat ini aparat gabungan TNI-Polri masih melakukan pengejaran terhadap pelaku,” katanya.

“Kami juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk memastikan situasi tetap terkendali dan mencegah terjadinya gangguan keamanan lainnya,” imbuhnya.

Menurutnya, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian, termasuk mengidentifikasi pelaku dan motif penembakan.

“Petugas masih melakukan penyelidikan di lapangan, termasuk meminta keterangan saksi serta mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan kejadian. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil kesimpulan sendiri maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” tegasnya.

Dalam kejadian tersebut, seorang saksi yang saat itu berada bersama kedua korban di dalam kendaraan juga telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian