YAHUKIMO, tabloidnusantara. Satuan Tugas (satgas) Koops TNI Habema berhasil melakukan evakuasi jenazah wanita bernama Teina Alya dari lokasi longsor usai menjadi korban penembakan TPNPB-OPM di lokasi longsor di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
”Korban atas nama Teina Alya, asal Unaukam merupakan warga sipil yang menjadi bagian dari salah satu dari tiga korban penembakan oleh kelompok OPM Kodap XVI/Yahukimo,” kata Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna dalam keterangannya, Jumat (31/7).

Proses evakuasi berlangsung dramatis karena mempertimbangkan aspek keamanan personel di kondisi medan yang terjal di wilayah Kali Kolof, Distrik Seradala, Yahukimo, Jumat (31/7).
”Berdasarkan pengamatan dari drone, ditemukan lokasi keberadaan jenazah berada di longsoran Kali Kolof dengan kedalaman 50 meter, yang berjarak 100 meter dari lokasi penembakan,” ujarnya.
Kemudian Wirya melanjutkan, situasi ini mengindikasikan adanya upaya untuk menghilangkan jenazah yang dilakukan oleh kelompok OPM. Personel Koops TNI Habema melakukan evakuasi secara hati-hati.
”Medan yang dihadapi bukanlah medan yang mudah. Lokasi jenazah berada di dasar longsoran dengan tebing yang curam, sehingga hanya dapat dijangkau menggunakan teknik vertical rescue atau rapelling,” ujarnya.
”Sebelum proses evakuasi dilakukan, personel terlebih dahulu menguasai titik-titik ketinggian di sekitar lokasi untuk memastikan situasi benar-benar aman dari potensi gangguan,” lanjut Wirya.
Tim melaksanakan proses evakuasi setelah kondisi dinyatakan aman, tiga personel diturunkan menggunakan tali karmantel menuju dasar jurang. Jenazah dimasukkan ke dalam kantong jenazah, kemudian diangkat secara bertahap hingga berhasil dievakuasi ke atas tebing.
”Jenazah dibawa menuju rsud dekai untuk proses penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh gereja, dan kepala suku untuk dimakamkan sesuai adat istiadat dan keyakinan keluarga,” jelasnya.
