Menu

70 RUMAH DI DESA KASEPUHAN CIPTAMULIA TERBAKAR HEBAT

Kabar Nusantara 2 jam ago 0 1

SUKABUMI, tabloidnusantara. Peristiwa kebakaran hebat melanda permukiman Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulia, RT 05 dan RT 07 RW 02, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (25/7) siang. Musibah tersebut menghanguskan puluhan rumah warga dan menyebabkan ratusan orang terdampak.

Kobaran api masih belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Petugas gabungan bersama warga terus berjibaku memadamkan api yang sempat merembet ke bangunan lain di kawasan permukiman adat tersebut.

Berdasarkan laporan sementara, sedikitnya 70 unit rumah dilaporkan hangus dilalap si jago merah. Kebakaran itu berdampak terhadap 70 kepala keluarga (KK) atau sekitar 420 jiwa yang kini harus menghadapi situasi darurat akibat kehilangan tempat tinggal.

Selain meludeskan puluhan rumah, api juga membakar satu unit mobil dan satu unit sepeda motor yang berada di sekitar lokasi kejadian. Meski kerugian material diperkirakan cukup besar, hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Sejak kebakaran terjadi, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) bersama personel TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan, serta masyarakat setempat terus melakukan upaya pemadaman. Selain memadamkan kobaran api, tim gabungan juga melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Salah seorang warga Desa Sirnaresmi, Dede, mengatakan kobaran api membesar dalam waktu singkat sehingga dengan cepat menghanguskan rumah-rumah warga di kawasan tersebut.

“Barusan sekali terjadi, sampai sekarang belum padam,” ujarnya.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Petugas juga masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah bangunan yang terdampak serta menghitung total kerugian akibat musibah tersebut.

Sementara itu, pemerintah bersama tim gabungan mulai mengidentifikasi kebutuhan mendesak bagi para korban kebakaran. Berdasarkan data sementara, bantuan yang dibutuhkan meliputi tenda keluarga, makanan siap saji, dapur umum, air minum, selimut, pakaian layak pakai, lampu penerangan, serta genset untuk mendukung penanganan darurat di lokasi.

Berbagai kebutuhan tersebut diperlukan agar para korban dapat memperoleh perlindungan sementara dan bantuan logistik selama proses penanganan berlangsung. Tim gabungan juga terus berkoordinasi untuk memastikan distribusi bantuan dapat segera menjangkau warga yang terdampak.

Written By

Leave a Reply

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *