JAYAPURA, tabloidnusantara. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Pendidikan setempat secara resmi membuka seleksi Program Beasiswa Mace (Mahasiswa Cerdas) bagi 1.000 mahasiswa sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas akses pendidikan tinggi di Papua.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama di Jayapura, Kamis, mengatakan beasiswa tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa jenjang S1 dan S2 melalui mekanisme seleksi secara daring yang mengedepankan prinsip transparansi dan objektivitas.
”Yang kami nilai adalah prestasi akademik dan kondisi ekonomi keluarga. Semua dilakukan melalui sistem online sehingga setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama,” katanya.
Menurutnya, program Beasiswa Mace tidak hanya mencakup mahasiswa S1 dan S2, tetapi juga menyediakan beasiswa pendidikan dokter spesialis serta beasiswa doktor (S3) bagi dosen perguruan tinggi swasta asli Papua.
”Pembiayaan pendidikan dokter spesialis difokuskan pada bidang yang benar-benar dibutuhkan rumah sakit di Papua sesuai usulan dari Dinas Kesehatan, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan tenaga dokter spesialis di daerah,” ujarnya.
Dia menjelaskan kuota Beasiswa Mace bakal dibagi ke seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Papua agar manfaat program dapat dirasakan secara merata sehingga tidak hanya terpusat di Kota Jayapura.
”Kami berharap program Beasiswa Mace dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa Papua untuk melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan daya saing sumber daya manusia di masa depan,” katanya.
Dia menambahkan pihaknya juga menyiapkan bantuan penyelesaian studi bagi mahasiswa semester akhir.
”Di mana verifikasi penerima dilakukan melalui Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) guna memastikan bantuan disalurkan secara tepat sasaran,” ujarnya.
