Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

JELANG 5 ABAD JAKARTA, GUBERNUR INGIN WARGA HIDUP NYAMAN DAN BAHAGIA

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

JAKARTA, tabloidnusantara. Hampir 5 ABAD usia DKI Jakarta, Pemprov DKI Jakarta menggelar puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Sabtu (27/6) malam.

‎Kemeriahan perayaan yang berlangsung dihadiri ribuan warga, baik dari Jakarta maupun daerah penyangga di sekitarnya.

‎Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan pesan dan harapan besarnya bagi seluruh warga ibu kota.

‎Ia menekankan prioritas utamanya adalah memastikan kesejahteraan dan kemudahan bagi masyarakat.

‎”Jadi yang pertama, saya paling penting mengharapkan warga Jakarta hidupnya nyaman, gampang, bahagia, dan mudah,” kata Pramono di Bundaran HI.

‎Untuk mewujudkan harapan tersebut, Pramono menegaskan bahwa pihaknya fokus pada perbaikan layanan publik, terutama di sektor transportasi.

‎Ia menyebut salah satu langkah konkret yang telah dijalankan adalah program penggratisan akses transportasi umum yang dikelola oleh BUMD DKI Jakarta bagi 15 kelompok masyarakat.

‎”Selalu kita ingin memberikan service yang terbaik untuk transportasi,” ujar dia.

‎Selain transportasi, Pramono juga menyoroti permasalahan lingkungan yang menjadi perhatian utama Pemprov DKI, yakni pengelolaan sampah.

‎Mengingat kapasitas Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang semakin terbatas, pihaknya berencana membangun tiga Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) dalam waktu dekat.

‎”Mudah-mudahan persoalan sampah di Jakarta ke depannya tidak seperti sekarang ini, akan menjadi lebih baik. Jadi, lalu lintas atau traffic jam atau kemacetannya kita tangani, sampahnya kita tangani,” tegasnya.

‎Terkait tantangan klasik banjir, Pramono berkomitmen untuk terus melanjutkan program pengendalian banjir yang telah dirintis oleh gubernur-gubernur sebelumnya, termasuk normalisasi sungai.

‎”Normalisasi Sungai Ciliwung, Krukut Lama, Cakung, dan mudah-mudahan walaupun banjir di Jakarta masih ada tetapi tidak seperti yang lalu. Dan itulah yang akan kami kerjakan,” ujar Pramono.