Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
HANKAM

WUJUD KEPEDULIAN NYATA, TNI BANTU DAN DAMPINGI KELUARGA KORBAN PENEMBAKAN OPM DI TEMBAGAPURA

TIMIKA, tabloidnusantara. Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI melakukan pendampingan dan dialog kepada keluarga korban tidak penembakan OPM di ruang Otopsi RS ISOS Tembagapura, Sabtu (09/05/2026). Pertemuan dengan keluargga almarhum Nallite Wamanh berlangsung dalam suasana penuh empati, aman, dan kondusif.
Dalam pertemuan tersebut, pihak keluarga menyampaikan apresiasi dan mengucapan terima kasih kepada personel Satgas TNI atas bantuan evakuasi jenazah hingga ke rumah sakit.
Sementara pada kesempatan tersebut personel TNI juga memberikan penjelasan secara terbuka terkait kronologi kejadian kepada keluarga dengan didampingi tokoh masyarakat setempat Bapak Atinus MK serta Bapak Memekula selaku Kepala Kampung Longsoran dan Kimberli kepada keluarga korban.
Pada penjelasannya, TNI menceritakan peristiwa berawal saat personel Satgas TNI yang melaksanakan pengamanan wilayah MP 69 dan telah mendeteksi adanya pergerakan mencurigakan. Dari hasil pemantauan tersebut, terdengar dua kali letusan senjata api dari arah Camp David di seberang sungai, yang diduga berasal dari kelompok OPM pimpinan Guspi Waker.
Namun tidak lama berselang, kelompok separatis bersenjata OPM tersebut kembali melepaskan rentetan tembakan yang diarahkan ke posisi personel Satgas TNI di sekitar Camp Wini Kalikuluk, sehingga memicu situasi mencekam di tengah pemukiman warga sipil.
Dalam kondisi penuh ancaman tersebut, prajurit TNI tetap mengedepankan prinsip Rules of Engagement (ROE), dengan memastikan setiap tindakan dilakukan sesuai hukum, menjunjung tinggi HAM, etika, serta nilai-nilai kemanusiaan. Namun bagi TNI, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.
Di tengah situasi penuh kepanikan, personel TNI menemukan seorang anak perempuan remaja yang mengalami luka tembak pada bahu kiri di sekitar Camp Wini.
Dengan penuh kepedulian dan harapan agar nyawanya dapat diselamatkan, prajurit menandu korban menuju pusat pelayanan kesehatan terdekat.
Namun didalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan, tepatnya di Jalan Poros MP 69, anak tersebut dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak yang dideritanya.
Pihak keluarga menerima penjelasan yang disampaikan serta ucapan belasungkawa dari personel Satgas TNI dengan baik. Suasana mediasi berlangsung penuh kekeluargaan dan mengedepankan pendekatan humanis.
Jenazah almarhumah Nalite Wamang selanjutnya direncanakan dievakuasi menuju RSUD Timika untuk diserahkan kepada orang tua kandung keluarga besar. Prosesi pemakaman direncanakan dilaksanakan di wilayah Kwamki Lama, Timika, setelah menunggu kedatangan keluarga dari Jakarta.
Selain itu, koordinasi juga telah dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Mimika dan aparat keamanan terkait teknis pengamanan selama proses pemulangan hingga pelaksanaan pemakaman, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.